Berita Kalteng

Jelang Lebaran Pengunjung Penuhi Pasar Sampit, Protokol Covid-19 Diabaikan

Menjelang lebaran Idul Fitri 1441 H Pasar Sampit begitu ramai. Sayangnya, banyak warga yang tidak menjalankan protokol pencegahan Covid-19

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Pengendara dan pengunjung di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) di Sampit, Kabupaten Kotim, banyak yang tidak menggunakan masker, dan berjejal di pasar milik Pemkab Kotim, Kamis (21/5/2020) sehingga rawan penularan Covid-19. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Transaksi jual beli di Pasar Sampit atau Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) di Jalan Iskandar Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (21/5/2020) tampak semakin ramai menjelang tibanya Lebaran Idul Fitri 1441 H.

Ada ratusan warga sejak beberapa hari ini, memadati Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) untuk membeli kebutuhan pokok jelang lebaran.

Imbasnya, lalulintas kendaraan di Jalan Iskandar sekitar bangunan pasar milik pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur tersebut tampak sangat ramai.

Kondisi ini sangat rawan terjadi penyebaran Covid-19 yang masih mewabah di Bumi Habaring Hurung ini.

UPDATE Covid-19 Dunia 21 Mei: 2 Juta Orang Sembuh, Berikut Daftar 10 Negara Teratas

Tiket Murah Maskapai Lion Air, Terbang Perdana di saat Wabah Covid-19 Hari Ini

Karyawati BI Kalteng Ini Terharu Saat Bagikan Sembako ke Tukang Becak

Namun, nampaknya warga sudah kurang peduli dengan bahaya penyebaran Covid-19 tersebut, meskipun pengelola pasar terus mengimbau warga agar tetap menjaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun.

Beberapa pedagang yang berjualan di PPM mengakui, dalam sepekan ini, menjelang tibanya Hari Raya Idul Fitri pengunjung pasar makin banyak, sehingga transaksi jual beli di pasar terbesar di Kotim tersebut semakin ramai.

"Kalo dari pendapatan kami Alhamdulillah makin banyak orang beli makin banyak pemasukan," ujar Mari salah satu pedagang setempat.

Selain banyak pengunjung yang berkerumun di pasar, kebanyakan pengunjung yang datang melakukan transaksi di pasar tersebut tidak mengindahkan anjuran pemerintah.

Banyak diantara pengunjung yang tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak sehingga sangat berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

Mau Bayar Pajak Kendaraan saat Wabah Covid-19? Mudah, Begini Caranya!

Selebgram Ini Jadi Saksi Maskapai Langgar Physical Distancing, Penumpang Penuh saat Wabah Covid-19

"Kami belanja di pasar ini, karena dekat lebaran, sehingga harus membeli bahan makanan jelang Perayaan Idul Fitri, yang tinggal tiga hari lagi. Memang banyak yang datang ke pasar, tapi saya pakai masker dan menghindari bergerombol di pasar, juga banyak cuci tangan untuk menghindari penyebaran virus Corona," ujar Rita, salah satu pengunjung. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved