Wabah Corona di Kalsel
Satu Warga di Kecamatan Juai Berstatus PDP, Sering Melakukan Perjalanan ke Sini
Yang bersangkutan kerap datang ke RSUD Ulin untuk mendampingi suaminya melaksanakan kemoterapi
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Balangan kembali temukan warga yang reaktif saat dilakukan rapid test.
Ia adalah warga Desa Sumber Rejeki atau Desa 6, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalsel.
Riwayat perjalanan yang bersangkutan berasal dari Banjarmasin.
"Yang bersangkutan kini berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kami lakukan pengambilan sample untuk uji swab," jelas Juru Bicara Tim GTPP Covid 19 Kabupaten Balangan, Erwan Mega Karya Latif, Kamis (21/5/2020).
• Dijuluki Ivanka Trump Korea Utara, Rahasia Sulitnya Kim Yo jong Gantikan Kim Jong Un
• JANGAN Salah! Besok 22 Mei Bukan Cuti Bersama, PNS dan BUMN Tetap Masuk
• 20 Ucapan Selamat Idul Fitri 2020 Bahasa Inggris dan Artinya, Cocok Di Status IG, WA, FB
Pengambilan sample dilakukan Rabu (20/5/2020) sore.
Sejumlah paramedis mengenakan APD lengkap sudah siap memeriksa dan menangani prosedur tersebut.
PDP yang merupakan perempuan berusia 34 tahun warga Sumber Rejeki itu pun tmpak duduk dan siap untuk diperiksa.
Erwan menerangkan, yang bersangkutan kerap datang ke RSUD Ulin untuk mendampingi suaminya melaksanakan kemoterapi.
Sehingga berdasarkan laporan masyarakat, warga itu pun diperiksa rapid test dan hasilnya reaktif.
"Kini suaminya sudah meninggal akibat mengidap kanker kelenjar getah bening," jelas Erwan.
Sample untuk uji swab milik satu PDP tersebut dikirimkan ke Banjarbaru.
Tim GTPP Covid 19 Kabupaten Balangan juga masih menunggu hasilnya.
Adapun yang bersangkutan harus melewati masa karantina mandiri.
Sebelumnya, pemeriksaan rapid test juga dilakukan terhadap pedagang pasar dan ASN di Balangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tim-medis-di-kabupaten-balangan-melakukan-pengambilan-s.jpg)