Kriminalitas Regional
Tak Dibayar Setelah Hubungan Sesama Jenis, 2 Pria Ini Habisi Mahasiswa Lalu Mayat Dibuang
Motif pembunuhan itu karena sakit hati mereka tak dibayar oleh korban setelah melakukan hubungan sesama jenis
Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BENGKULU - Polres Bengkulu Tengah meringkus dua orang pria, MS (18) dan AI (20), terduga kasus pembunuhan seorang mahasiswa inisial WA (22), di Desa Susup, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Kamis (21/5/2020).
Berdasarkan keterangan kedua pelaku, motif pembunuhan itu karena sakit hati mereka tak dibayar oleh korban setelah melakukan hubungan sesama jenis.
Kedua pelaku membunuh WA secara terencana.
Usai menghabisi WA, kedua pelaku membuang jasad korban ke sungai.
Pembunuhan itu dilakukan pada Rabu (21/5/2020). Hingga kini petugas masih mencari jasad korban.
• Mayat Wanita di Jalan S Parman, Keluarga Sempat Terima Pesan Ancaman dari Mantan Suami Korban
• 109 Tenaga Medis Dipecat: 14 Dokter Spesialis 8 Dokter Umum 33 Perawat, Bupati: Kita Cari yang Baru
• Promo 60 GB Bonus 2 GB Smartfren Jelang Idul Fitri 2020, Juga Voucher Isi Ulang
"Setelah mendapat laporan, dan kami lakukan olah TKP dan penelusuran mengarah kedua tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah Iptu Rahmat, Kamis (21/5/2020).
Pembunuhan dilakukan keduanya di pondok sebuah kebun dekat bendungan PLTA Musi di Desa Susup, Kecamatan Merigi Sakti, Bengkulu Tengah, Rabu (20/5/2020).
Pelaku membunuh dengan cara mencekik leher korban dengan ikat pinggang dan memukulnya dengan besi shock breaker sepeda motor yang sudah dipersiapkan.
"Pembunuhan direncanakan, pelaku mengaku sakit hati karena tidak dibayar usai melakukan hubungan, usai dibunuh, korban dibuang ke dalam aliran sungai PLTA," ujar Rahmat.