Lebaran 2020
4 Negara Islam Ini Terapkan Jam Malam Selama Libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Begini Kondisinya
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, hari besar umat muslim di dunia, pemerintah di beberapa negara pun memberlakukan kebijakan tertentu
Melansir Al Ahram, 17 Mei 2020, Mesir juga akan memberlakukan langkah pembatasan yang lebih ketat selama libur Hari Raya Idul Fitri.
Pembatasan tersebut termasuk memperpanjang waktu jam malam dan penangguhan penuh untuk transportasi publik sebagai upaya menahan penyebaran virus.
Keterangan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Mostafa Madbouly, Minggu (17/5/2020).
Jam malam nasional tersebut akan dimulai pada pukul 5 sore pada Minggu (24/5/2020), yang diprediksi sebagai hari pertama Idul Fitri, hingga Jumat (29/5/2020).
Seluruh toko, mal, pantai, dan taman akan ditutup. Begitu pula perjalanan antar wilayah.
"Idul Fitri memiliki asosiasi dengan perkumpulan dan tempat-tempat umum bagi warga Mesir. Ini adalah perubahan besar untuk penyebaran virus. Oleh karena itu, pemerintah mengimplementasikan langkah ini untuk membatasi penyebaran virus," kata Madbouly.
Jam malam ini sebelumnya telah diberlakukan sejak Maret sebagai serangkaian langkah untuk mengontrol penyebaran virus. Kebijakan tersebut telah diperpanjang sebanyak dua kali.
Madbouly mengatakan bahwa jam malam ini akan kembali direvisi setelah Idul Fitri, yaitu akan dimulai pukul 8 malam hingga 6 pagi pada 30 Mei mendatang selama 2 minggu.
3. Turki
Presiden Turki mengumumkan akan diberlakukannya empat hari jam malam selama libur Lebaran 2020.
Kebijakan ini akan diterapkan di seluruh wilayah negara untuk mengontrol penyebaran virus corona.
Mengutip New York Times, 18 Mei 2020, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa ia berharap pembatasan tidak akan lagi diperlukan setelah periode penguncian selanjutnya antara 23 Mei dan 26 Mei mendatang.
Sebelumnya, jam malam nasional dan akhir pekan diterapkan kepada maksimal 31 provinsi. Akan tetapi, pada periode ini, pembatasan akan dilakukan pada seluruh penduduk di 81 provinsi.
Negara ini memilih untuk memberlakukan jam malam akhir pekan dan hari libur daripada penguncian penuh karena kekhawatiran akan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan pada kondisi ekonomi yang telah terganggu.
Pelarangan perjalanan dari dan ke 15 kota, termasuk Istanbul, juga diperpanjang selama 15 hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/suasana-shalat-tarawih-yang-digelar-terbatas-bagi-petugas-setempat-di-depan-kakbah.jpg)