Breaking News

Lebaran 2020

4 Negara Islam Ini Terapkan Jam Malam Selama Libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Begini Kondisinya

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, hari besar umat muslim di dunia, pemerintah di beberapa negara pun memberlakukan kebijakan tertentu

Editor: Didik Triomarsidi
ANTARA FOTO/REUTERS/GANOO ESSA
Suasana shalat tarawih yang digelar terbatas bagi petugas setempat di depan Kakbah, Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada hari pertama bulan suci Ramadhan di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Jumat (24/4/2020). Di tengah pandemi Covid-19, Ramadhan tahun ini berlangsung dengan suasana sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pembatasan pelonggaran terkait dengan kebijakan menahan penyebaran virus corona mulai dilakukan oleh sejumlah negara.

Namun, hingga kini, kasus-kasus baru virus corona masih dilaporkan setiap harinya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, hari besar umat muslim di dunia, pemerintah di beberapa negara pun memberlakukan kebijakan tertentu untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus corona.

Kebijakan pembatasan secara spesifik tersebut diberlakukan oleh beberapa negara muslim di dunia seperti Arab Saudi, Turki, Irak, dan Mesir.

Tepat Idul Fitri, Satu Pasien Positif Covid-19 dan 5 Pasien Reaktif dari Tanahbumbu Meninggal Dunia

JAMBI GEGER, Mayat dengan Luka Bakar di bokong Baju Robek-robek Tergeletak Dekat Objek Wisata Aroma

Duel Liverpool vs Atletico Madrid Ciptakan Klaster Covid-19 Inggris Spanyol, Sebabkan 41 Meninggal

Keempat negara tersebut memberlakukan jam malam secara spesifik saat Hari Raya Idul Fitri nanti.

1. Arab Saudi

Melansir Al Jazeera, 13 Mei 2020, Arab Saudi akan memberlakukan jam malam 24 jam selama 5 hari libur Idul Fitri.

Penguncian penuh akan diberlakukan dari 23 Mei hingga 27 Mei mendatang, yaitu sesuai dengan akhir dari bulan Ramadhan.

Hingga saat itu, perusahaan komersial dan bisnis masih tetap dibuka seperti sekarang. Orang-orang juga dapat bergerak bebas antara pukul 9 pagi dan 5 sore waktu setempat.

Namun, aturan tersebut tetap dikecualikan untuk kota suci Mekah yang masih berada di bawah pemberlakuan jam malam penuh.

Suasana shalat tarawih yang digelar terbatas bagi petugas setempat di depan Kakbah, Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada hari pertama bulan suci Ramadhan di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Jumat (24/4/2020). Di tengah pandemi Covid-19, Ramadhan tahun ini berlangsung dengan suasana sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Suasana shalat tarawih yang digelar terbatas bagi petugas setempat di depan Kakbah, Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada hari pertama bulan suci Ramadhan di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Jumat (24/4/2020). Di tengah pandemi Covid-19, Ramadhan tahun ini berlangsung dengan suasana sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. (ANTARA FOTO/REUTERS/GANOO ESSA)

Sebelumnya, negara ini sempat memberlakukan jam malam 24 jam di sebagian besar kotanya, tetapi kemudian melonggarkan aturan tersebut di awal Ramadhan.

Arab Saudi juga telah menangguhkan kedatangan untuk Umrah tahun ini karena kekhawatiran akan penyebaran Covid-19 di kota suci umat muslim tersebut.

Hingga kini, otoritas belum mengumumkan secara pasti, apakah ibadah haji tahun ini, yang dijadwalkan pada bulan Juli, tetap akan dilaksanakan atau tidak.

Namun, pemerintah telah mendesak seluruh umat muslim untuk sementara menunda persiapannya menjalankan ibadah haji.

2. Mesir

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved