Solidaritas di Tengah Pandemi
VIDEO Wali Kota Banjarmasin Terima Ventilator dari PSMTI Kalsel
Wali Kota Banjarmasin mengaku sangat terbantu terutama RSUD Sultan Suriansyah atas pemberian ventilator dari PSMTI Kalsel untuk menangani Covid-19.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kaimantan Selatan kali ini memberikan ventilator kepada beberapa rumah sakit
Penyerahan simbolisnya oleh Ketua Umum PSMTI Kalsel Herman Chandra kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, di Posko Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pemko Banjarmasin, Selasa (26/5/2020).
Acara penyerahan disaksikan Ketua Harian PSMTI Kalsel, Arifin Suritiono, Sekretaris Kusniadi Juhanah, Wakil Ketua Andi Norata, Ketua Bidang Sosial Henry Moniaga, serta Direktur RS Sultan Suriansyah maupun perwakilan RSUD Ulin dan RSUD dr HM Ansari Saleh.
Ketua Umum PSMTI Kalsel, Herman Chandra, mengungkapkan, bantuan ada lima portable ventilator yang dibagikan ke rumah sakit yang ada di Kota Banjarmasin dan Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut.
• PSMTI Kota Banjarmasin Gencarkan Aksi Sosial Peduli Covid-19, Ini Kegiatan dan Targetnya
• Bertugas di Ruang Isolasi Covid-19, Ini Pengalaman Perawat di Banjarmasin
Kelima rumah sakit yang mendapat bantuan itu yakni RSUD Ulin, RSUD dr HM Ansari Saleh, RSUD Sultan Suriansyah, RS Suaka Insan dan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Kabupaten Tanahlaut.
Dijelaskan Herman, untuk mendapatkan ventilator alat pernafasan ini perlu perjuangan ekstra. "Di bulan Februari, kami sudah memesan ke Cina, tapi tiba-tiba dibatalkan pihak perusahaan. Kami kembali memesan di bulan Maret, akhirnya berhasil mendapatkan lima buah alat ventilator," katanya.
Itu pun, lanjut dia, setelah meminta bantuan PSMTI Pusat. Kalau secara pribadi, kemungkinan mendapatkannya susah, mengingat hampir seluruh dunia memesan alat pernapasan ini. "Harga satu ventilotor ini bila dirupiah sekitar Rp 100 juta-an," ungkapnya.
Herman menambahkan, sejak awal memesan ventilator, karena mereka sudah memprediksikan rumah sakit kekurangan alat ini.
Ketua Harian PSMTI Kalsel, Arifin Suritiono menambahkan, sejak mendengar kabar di Kalsel darurat Covid-19, tak henti hentinya melaksanakan aksi sosial.
• VIDEO Gapkindo Kalselteng dan PSMTI Kalsel Beri Bantuan Perangi Corona
• Ada yang Positif Covid-19, Warga di Banua Anyar Banjarmasin Tutup Jalan
"Dapat dikatakan per 10 hari, PSMTI melaksanakan aksi sosialnya untuk.menbantu masyarakat maupun rumah sakit," paparnya.
Sebelumnya, jelas Arifin, memberu\ikan bantuan Alat pelindung Diri (APD) melalui IDI wilayah Kalsel, penyemprotan disinsfektan dan bagi bagi masker di Kota Banjarmasin.
Lalu, bantuan APD berupa container untuk cuci tangan dan Peralatan kesehatan/Ventilator kepada Pemkab Tanahlaut untuk diteruskan kepada RSUD rujukan H.Boejasin Pleihari.
"Membagikan kontainer untuk cuci tangan ke kantor kelurahan, puskesmas, pasar, masjid atau langgar di Kota Banjarmasin. Serta, membagikan sembako langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di lima kecamatan di Kota Banjarmasin," tandasnya.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengaku sangat terbantu terutama RSUD Sultan Suriansyah atas bantuan ventilator dari PSMTI Kalsel.
• PSMTI Banjarmasin Sumbang Bantuan ini untuk Korban Kebakaran Pekapuran
• Hari Raya di Tengah Pandemi, Wali Kota Banjarmasin Gelar Khutbah dari Rumah
"Saat ini ada 15 ruang isolasi pasien Covid-19. Seiring bertambahnya pasien, oleh pihak provinsi meminta ditambah 100 tempat tidur. Kami mencoba mendesain 50 kamar dulu," paparnya.
Jadi, lanjut Ibnu Sina, alat ventilator salat diperlukan. Adanya bantuan PSMTI Kalsel ini bisa membantu pasien yang dirawat di RS Sultan Suriansyah.
(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)