Wabah Corona di Kalsel
Perangi Covid Secara Masif, Segini Dana yang Digelontorkan Pemkab Tala
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggencarkan pelaksanaan rapid test (RT) serta polymerase chain reaction (PRC) melalui swab.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perang secara besar-besaran (PSBB) terhadap corona virus diseases (covid-19) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kian dilakukan secara masif.
Anggaran yang terkuras pun cukup besar.
Pasalnya salah satu upaya yang dilakukan yakni menggencarkan pelaksanaan rapid test (RT) serta polymerase chain reaction (PRC) melalui swab.
"Sebagai warga Tala saya mendukung pemaksimalan rapid test itu. Tapi kalau bisa PCR-nya yang lebih dimaksimalkan supaya lebih efektif," ucap Ramlianor, warga Pelaihari, Jumat (29/5/2020).
• Seperti Ini Hubungan Ariel NOAH dan Nikita Mirzani Sebenarnya, Sohib Billy Ungkap WA Ayah Alleia
• Sekolah Buka Minggu Depan, Ini Syarat Bakal Diumumkan Mendikbud Nadiem Makarim
• Pose Ashraf dalam Foto Postingan BCL, Shireen Hingga Cynthia Bella Beri Respons ke Ibu Noah
Menurutnya saat ini memang tak bisa dihindari penggunaan keuangan daerah untuk menangani virus ganas tersebut.
Pasalnya virus itu menyebar sangat cepat sehingga penting dilakukan rapid test atau swab test secara massal.
Sekretaris Daerah Pemkab Tala H Dahnial Kipli mengatakan dana yang telah diggelontorkan sekitar Rp 250 miliar.
Rinciannya, untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 75 miliar, lalu Rp 100 miliar untuk kegiatan jaring pengamanan sosial, dan Rp 75 miliar untuk pemulihan ekonomi.
Dikatakannya, pengadaan alat rapid test juga dimaksimalkan.
Sebanyak 14 ribu unit alat rapid test akan digunakan untuk masing-masing zona sasaran seperti kerumunan di pasar-pasar.
Lalu, aparatur sipil negara yang pulang pergi dan kluster gowa, kluster antasari, serta orang yang pulang dari pondok pesantren.
Dalam kaitan peningkatan keterpaduan anggaran antara Pemprov Kalimantan Selatan dengan pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, pemprov mengadakan rapat pembahasan anggaran untuk penanggulangan covid-19, dua hari lalu.
Rapat tersebut digelar di Gedung Idham Chalid di Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru.
Rapat dipimpin Sekdaprov Abdul Haris Makkie yang juga ketua Harian GTP2 Covid-19 Kalsel.
Hadir seluruh sekda kabupaten/kota se-Kalsel, para kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten/kota se-Kalsel dan para kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kabupaten/kota se-Kalsel.
Dahniel mengatakan Pemkab Tala akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 125 miliar yang akan dikonsultasikan ke Pemprov Kalsel.
Pemkab Tala telah melakukan rasionalisasi anggaran (refocuoing) sehingga masuk daftar dari enam kabupaten/kota yang tidak ditunda Dana Alokasi Umum (DAU) tahun depan.
(banjarmasinpost.co.id/roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sekda-tala-dahnial-kipli-kedua-kiri-saat-menghadiri-rapat-pemb.jpg)