SAINS
Sore Ini Fenomena Langit Venus dan Merkurius Tampak Jelas di Langit, Ini Penjelasan LAPAN
Sore Ini Fenomena Langit Venus dan Merkurius Tampak Jelas di Langit, Ini Penjelasan LAPAN
BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan sore Ini Fenomena Langit Venus dan Merkurius Tampak Jelas di Langit, Ini Penjelasan LAPAN.
Kedua fenomena langit itu adalah Konjungsi Inferior Venus dan Merkurius di Elongasi Timur Maksimum.
Beruntung, fenomena langit Venus dan Merkurius ini dapat terlihat di seluruh wilayah Indonesia.
• Promo Telkomsel Murah, Kuota Ketengan Hingga 25 GB Mulai Rp 2.300, Kuota Gratis XL, Tri, Indosat?
• Cara Perpanjangan SIM Online saat Pandemi Virus Corona Lengkap dengan Biaya yang Dikeluarkan
• 2 Siswa Terinfeksi Virus Corona Saat Sekolah Dibuka, Berkaca dari Korea Selatan
Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) Emanuel Sungging mengatakan, kedua fenomena ini sebetulnya merupakan pemandangan yang menarik untuk diamati.
"Dan ini biasa terjadi, mungkin selama ini karena kesibukan di kota besar tidak menjadi perhatian," kata Emanuel kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2020).
Berikut penjelasan lebih rinci terkait dua fenomena yang bisa Anda saksikan hari ini.
1. Konjungsi inferior Venus
Konjungsi atau kesejajaran inferior Venus adalah kondisi di mana Matahari, Venus, dan Bumi berada dalam satu garis lurus.
Venus terletak di antara Matahari dan Bumi serta berada pada 1 garis lurus dengan Matahari dan Bumi.
Konjungsi inferior Venus menandai beralihnya kenampakan Venus ketika senja di arah Barat dan kenampakan di arah Timur ketika fajar.
Puncak fenomena ini terjadi pada pukul 00.42 WIB. Jarak Venus dengan Bumi sekitar 43 juta kilometer.
Anda pun dapat melihat fenomena konjungsi inferior Venus ini dengan mata telanjang atau tanpa bantuan peralatan canggih lainnya, pada pagi dan petang hari. Dengan catatan, jika kondisi langit memungkinkan atau tanpa gangguan cuaca.
"Venus terbit sekitar pukul 5 pagi, terbenam sekitar pukul 5 sore, jadi kesempatan melihat Venus itu pukul 5 pagi di sekitar Matahari terbit," jelas dia.

Tangkapan layar fenomena konjungsi Merkurius-Venus yang terjadi pada Jumat (22/5/2020).(Twitter: @LAPAN_RI)
2. Merkurius di elongasi timur maksimum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/planet-venus-jar.jpg)