Wabah Corona di Kalsel

Kunjungi Kalsel Bersama Menkes dan Menko PMK, Doni Monardo Ingatkan Penderita Diabetes

Kepala BNPB Doni Monardo mengingatkan kelompok rawan dari Covid-19 yakni penderita diabetes

Tayang:
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Menteri Kesehatan,Terawan, Kepala BNPB, Doni Monardo serta Menko PMK, Muhadjir Effendi melakukan kujungan ke Kalsel di BBTKLPP Banjarbaru terkait penanganan Covid 19 di Kalsel. Turut mendampingi Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Abdul Haris Makkie dan jubirnya HM Muslim. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID , BANJARBARU - Kedatangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Nasional, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy membawa angin segar bagi Kalsel yang tingkat temuan positif Covid-19 tinggi.

Di sela acara kujungan ke Balai besar tehnik kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakit BBTKLPP di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Doni Monardo menegaskan akan manambah dua alat PCR untuk penanganan sampel swab Covid-19 di Kalsel.

"Di Kalsel ini kekurangannya adalah kemampuan pemeriksaan specimen. Karena Kalimantan Selatan juga menerimakan sampel dari Kalimantan Tengah juga. Karena itu kami hadir di sini untuk menambah kemampuan pemeriksaan specimen yang ada di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kementerian kesehatan dan Gugus tugas telah menyiapkan dua unit PCR mesin untuk melengkapi kekuatan laboratorium ulyang ada. Nantinya tinggal diatur penempatannya di mana, " kata Doni Monardo.

Dijelaskan Doni Monardo, selain dua alat PCR juga disiapkan untuk disedikan untuk Kalimantan Selatan 9 pack plasma convalescent yang terbukti mengobati pasien yang sangat berat.

Satpol PP Bacok Sekretaris di Dinas Dukcapil karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal Covid-19

Karantina Covid-19 di Balangan Siap, Tersedia 30 Kamar

Sosmed Bikin Geger, Beredar Kabar Satu Malam 3 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Tala

"Selain itu kami membawa 4 unit ventilator oxygen concentrator, vitamin c dan APD untuk menambah dukungan penanganan Covid-19 di Kalsel," urai Monardo.

Dia mengingatkan dengan adanya tambahan alat ini laboratorium juga diisi dengan sumbet daya (SDM) yang bisa bekerja lebih dari 18 jam dengan melibatkan sukarelawan.

"Di beberapa daerah, semisal di sumatra barat lab bisa bekerja lebih 18 jam ada yang sampai 24 jam melibatkan sukarelawan dengan melibatkan mahasiswa. Ini cara efektif dengan melibatkan relawan dan mahasiswa," kata Doni Monardo.

Digambarkan, Doni Monardo dari laporan yang dia terima dari Dinas Kesehatan , di Kalsel pemeriksaan yang telah diperiksa ada 79 persen orang tanpa gejala (OTG) .

"Kelompok ini harus hati hati (dikarantina) jangan sampai memdekati kelompok yang punya resiko atau usia lanjut dan sampai memiliki komorbit atau punya penyakit penyerta" kata dia.

Dilaporkan ia pula bahwa setelah dianalisa kelompok rentan yang terkena serta yang meninggal ini adalah kelompok rentan yang punya penyakit penyertanya adalah penderita diabetes.

"Paling tinggi penderita diabet. Sehingga Masyarakat kalsel yang menderita diabet dan resiko yang tinggi agar lebih berhati-hati untuk menghidari virus ini," kata dia.

Pihaknya juga mengajak masyarakat secara kelembagaaan atau individual untuk sadar diri kepafa siapa yang pernah mengikuti psrjalanan di gowa.

"Sebab dari data yang ada 2000 orang. sementara yang terdeteksi 900 orang. Karena itu saya imbau bagi bersangkutan untuk memeriksaakan diri. Ini penting segera kita temukan karena kita tidak mampu memutus mata rantai. Bisa sembuh kalau muda dan sehat. Namun, mereka yang terpapar resti akan bisa mengakibatkan kematian. Kesadaran harus ditumbuhkan secara sukarela , " urainya.

Ditambahkan dia pula, Kerjasama komponen masyarakat dan segenap element sangat penting.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved