Wabah Corona di Kalsel

Sosmed Bikin Geger, Beredar Kabar Satu Malam 3 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Tala

Warga Tanahlaut geger menyusul kabar yang menyebar di sosmed tentang pemakamaman tiga jenazah di Tala dengana protokol Covid-19

istimewa/m noor
DIKEBUMIKAN - Dari kejauhan Bupati Tala H Sukamta (batik cokelat) turut menghadiri pemakaman dua jenazah yang dimakamkan sesuai protokol covid-19 di pemakaman Matah, Sabtu (6/6) malam. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Publik di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), dikejutkan oleh beredarnya kabar yang menyebut dalam satu malam tiga orang meninggal akibat covid-19, Sabtu (6/6/2020) malam.

Selain menyebar dari mulut ke mulut, informasi yang cukup menyentak hati itu juga beredar di dunia maya terutama di social chat dan social media.

"Kaget banget saya dengar kabar itu karena kalau bener akibat covid kan berarti kondisinya mulai gawat," ucap Aina, warga Pelaihari, Minggu (7/6/2020).

Senada diutarakan Karni. "Asli kaget pol saya saat teman ngasih info tiga orang meninggal kena corona. Tapi saya ragu juga, apa sudah pasti karena itu. Mudahan corona bisa segera diatasi di Banua ini," tandasnya.

Uji Swab Belum Keluar, Jenazah PDP Asal Barabai HST Dimakamkan dengan Standar Covid-19

Satu PDP di Balangan Meninggal, Dimakamkan Sesuai SOP Jenazah Covid 19

Viral Pemakaman Jenazah Covid-19 Bayi 10 Hari Status PDP, Surga Menantimu Dek Bayi

Dikonfirmasi mengenai hal itu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Tala yang juga Bupati Tala H Sukamta membenarkan ada tiga orang meninggal dan langsung dikebumikan pada Sabtu malam.

Dikatakannya, ketiga almarhum berasal dari tiga tempat berbeda yakni dari Desa Simpangempat Sungaibaru (Asamasam), Kecamatan Jorong. Lalu dari wilayah RT 5 Kelurahan Saranghalang Kecamatan Pelaihari, dan dari Desa Tabanio Kecamatan Takisung.

"Yang dari Asamasam diagnosanya karena jantung atau stroke. Sedangkan dua rang lainnya diagnosa dan gejala klinisnya mengarah pada pneumonia covid-19," sebut Sukamta.

Ketiga jenazah, lanjutnya, dimakamkan sesuai protokol covid-19. Dua orang dimakamkan di pekuburan umum di kawasan Matah, Kecamatan Pelaihari. Sementara itu satu orang lainnya dimakamkan di Tabanio.

"Jenazah yang dari Asamasam juga dimakamkan secara covid-19 atas permintaan keluarga dan masyarakat Simpangempat Sungaibaru," papar Sukamta.

Sebelumnya juga heboh beredar di dunia maya tentang temuan mayat lakilaki bertubuh besar yang tergeletak di dekat lokasi pembangunan rumah di Simpangempat Sungaibaru.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved