Berita Banjarmasin

Sebab Pandemi, Dua Perias Asal Banjarmasin Ini Lakukan Usaha Lain

Pandemi Covid-19 tidak ada resepsi memaksa perias pengantin di Banjarmasin merumahkan karyawan dan lainnya beralih usaha jual nasio kuning.

Tayang:
Penulis: Leni Wulandari | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Jasa rias pengantin, Hj Kurniati (44), saat foto bersama pengantin yang dirias. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak dianjurkannya physical distancing atau mengindari kerumunan untuk menjaga jarak demi menghindari penularan wabah virus corona, acara resepsi pernikahan hampir tidak lagi dijumpai di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Akibatnya, banyak pebisnis rias pengantin yang tak lagi mendapatkan pesanan paket pernikahan. Seperti yang dialami oleh kedua rias pengantin asal Banjarmasin, Rachma Dinadya (42) dan Hj Kurniati (44).

Kedua Pebisnis rias pengantin itu pun ada yang terpaksa malakoni usaha lain agar tetap mendapatkan penghasilan, karena terhentinya usaha rias pengantin sementara waktu.

Banyaknya acara pernikahan yang terpaksa yang tak bisa dilangsungkan, membuat pesanan paket rias pengantin ikut tertunda.

Menurut perias pengantin sekaligus pemilik usaha tersebut, Rachma Dinadya, ada enam sampai tujuh acara pernikahan setiap bulan yang  memerlukan jasanya yang harus tertunda hingga Agustus 2020 mendatang.

Hasil Operasi Plastik Zaskia Gotik Disorot Sirajuddin Mahmud, Pengantin Baru Ikut Tantangan Ini

Kesurupan Putri Junjung Buih, Pengantin ini Minta Bikinkan Dodol dan Kakoleh

Perias Pengantin Banjar Paling Disuka, Omset Nana Rp 10 Juta per Bulan

100 Perias Pengantin Banjar Kumpul Bahas Pelestarian Adat

Pandemi Corona Steffy eks Cherrybelle Pakai Gaun Pengantin Gelar Pernikahan Virtual

Lestarikan Budaya Adat, ini Cara yang Dilakukan Kalangan Perias Pengantin Banjar

Ditemui di kediamannya, di Lomplek Buncit Indah, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Rachma menjelaskan, pemesan jasa rias pengantin terpaksa ditunda hingga kondisi yang kembali normal.

"Jadi untuk sementara acaranya ditunda. Para pasangan calon pengantin yang sudah memesan, semua diundur tanggal acaranya. Belum tahu sampai kapan," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Menurutnya, para pasangan calon pengantin yang akan memakai jasa riasnya sudah terlebih dulu memberikan uang muka atau Down Payment (DP). Namun dengan kondisi pandemi yang ada uang DP yang telah diterima Rachma dikembalikan pada pasangan calon pengantin.

"Yang kasihan itu yang belum acara sama sekali. Kalau beberapa, ada yang sudah akad, tapi resepsinya belum tahu kapan. Ikut tertunda juga," katanyam seraya menyebut dua karyawan terpaksa dirumahkan.

Saat ini, Rachma hanya mengandalkan pemasukan uang bulanan miliknya dari satu pekerjaan lain, yakni menjadi karyawan honorer di salah satu instansi milik pemerintah di Kota Banjarmasin.

Lain lagi yang dialami oleh perias pengantin lainnya, yaitu Hj Kurniati (44). Untuk tetap mendapatkan penghasilan,  saat ini ia beralih berjualan nasi kuning di depan rumahnya, di Kompleks Hamparan Warga Indah 9 Nomor 206, Jalan Handil Bakti.

"Tidak ada pesanan jasa rias pengantin. Sepi. Tidak ada pemasukan. Terpaksa jual nasi kuning. Menyambung hidup," ucap wanita yang sudah 15 tahun membuka jasa rias pengantin itu, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan sejak akhir Maret pesan jasa rias pengantin darinya membatalkan pemesanan.

"Akhir Maret ada satu pemesan yang membatalkan. Awal April ada dua pesanan. Terakhir, ini baru saja ada satu yang acara pernikahannya di gedung untuk tanggal 7 Juni juga dibatalkan," jelasnya.

Menurutnya, para pasangan calon pengantin membatalkan acara pernikahannya sebab takut dibubarkan.

"Katanya takut dibubarkan. Kan kasihan banyak kerugian nantinya," ucapnya.

Hj Kurniati menambahkan, ia berjualan nasi kuning di kediamannya, setiap pagi dan sore dan buka selama enam hari, selain hari Minggu.

(Banjarmasinpost.co.id/Leniwulan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved