Berita Banjarmasin

Gula Pasir di Banjarmasin Belum Turun ke HET, Birhasani Ungkap Kendala ini

Menurut pedagang sembako, Hasanah (55), sudah sejak kemarin (9/6/2020) harga gula pasir ia jual seharga Rp 14.000.

Tayang:
Penulis: Leni Wulandari | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/leni wulandari
Pedagang Sembako, Hasanah (55), saat berjualan di Pasar Pekauman, Jalan Rantauan Darat, kelurahan Pekauman, kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (10_6_2020) 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Usai lebaran dan dilonggarkannya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jumlah pembeli di Pasar Pekauman Jalan Rantauan Darat, kelurahan Pekauman, kecamatan Banjarmasin Selatan, terlihat kembali ramai.

Begitu pula para pedagang sembako yang terlihat sedang ditunggu oleh beberapa pembeli yang bergantian hendak membayar barang-barang sembako yang akan dibeli.

Terpantau dari pasar tersebut, salah satu komoditas sembako yakni gula pasir diketahui pada Rabu (10/6/2020), berada di kisaran harga Rp 14.000 sampai Rp 15.000.

Mengapa Baim Wong Lakukan Rapid Tes Covid-19 Dua Minggu Sekali? Suami Paula Ungkap Ini

Ucapan Nagita Saat Lihat Foto Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad dan Boy William Bereaksi Begini

Perlakuan Ashanty ke Azriel Pasca Heboh Terkait Krisdayanti & Raul Lemos, Putra Anang Dapat Kejutan

Menurut pedagang sembako, Hasanah (55), sudah sejak kemarin (9/6/2020) harga gula pasir ia jual seharga Rp 14.000.

"Sejak kemarin harganya sudah turun jadi Rp 14.000," ungkapnya.

Sedangkan di kawasan pasar yang sama, pedagang sembako, Udin, mengatakan harga gula saat ini dijual seharga Rp 15.000.

Menurutnya, harga tersebut sudah turun semenjak usai lebaran beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, harga gula pasir mencapai Rp 20.000 sampai Rp 21.000 per kilogramnya.

"Rp 14.000 sejak sehabis lebaran. Sebelumnya sampai harga Rp 21.000," ucapnya.

Penurunan harga gula tersebut ditanggapi oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani.

Menurutnya, penurunan harga gula saat ini akan terus berangsur turun menuju harga eceran tertinggi (HET) .

"Saat ini memang harga gula pasir turun. Namun memang belum ke HET," ucap Birhasani.

Ia juga menyampaikan penyebab mengapa harga gula masih belum juga berada pada HET.

Diantaranya, pendistribusian gula mengalami kendala dalam penyalurannya ke beberapa daerah penyetok gula di tanah air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved