Breaking News:

Selebrita

Tangis Sobat Ambyar di Kuburan Didi Kempot, Makam Suami Yan Vellia dan Saputri Masih Ramai Diziarahi

banyak penggemar Didi Kempot yang biasa disebut Sobat Ambyar, mengunjungi dan meluapkan kesedihan di makam suami Yan Vellia dan Saputri itu.

Editor: Murhan
KOMPAS.COM/SUKOCO
Sejumlah sobat ambyar melakukan ziarah ke makam Didi Kempot di Desa Majasem Kabupaten Ngawi. Jelang peringatan 40 hari meninggalnya sang maestro, ratusan sobat ambyar melakukan ziarah ke makam Didi Kempot. 

Hal itu dilakukan agar peziarah leluasa mengunjungi makam Didi Kempot.

Kepala Desa Majasem Nur Muhammadi mengatakan, lokasi makam juga akan dilengkapi gerbang, tempat singgah, dan musala.

“Saat ini masih pelebaran jalan. Kita juga akan buat gapura masuk dan tempat istirahat untuk peziarah. Musala juga akan kita bangun nantinya,” katanya.

Repotnya Suami Syahnaz Gegara Ibu Raffi Ahmad, Jeje Ungkap Kebiasaan Mama Amy Saat ke Luar Negeri

Doa bersama peringatan 40 hari

Pihak keluarga akan menggelar doa bersama di kediaman Saputri, istri pertama Didi Kempot. Kegiatan itu digelar secara sederhana.

Juru bicara keluarga Didi Kempot, Eni Swinawati mengatakan, acara peringatan 40 hari kepergian Didi Kempot itu dihadiri keluarga, teman sejawat almarhum, dan tetangga.

Acara tersebut digelar pada Jumat (12/6/2020) pagi.

“Jumat pagi itu rencananya akan ada khataman alquran sampai sore dan habis shalat isya itu ada zikir, tahlilan dari tetangga,” kata Eni yang merupakan anak angkat Didi Kempot itu.

Monumen Didi Kempot di Lokananta, Wali Kota Solo: Perlu Koordinasi Lebih Lanjut

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menuturkan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat ihwal pembangunan monumen maestro campursari Didi Kempot.

"Perlu ada koordinasi yang lebih lanjut. Karena Lokananta asetnya BUMN," jelas Rudy di Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2020).

Pria yang akrab disapa Rudy menilai monumen Didi Kempot lebih tepat dipasang di Museum Lokananta.

"Kalau saya secara pribadi lebih tepat (monumen Didi Kempot) dipasang di Lokananta," kata Rudy.

Alasan dirinya memiliki pandangan lokasi di Lokananta karena Didi Kempot telah menorehkan karya yang luar biasa.

"Konser amal di rumah untuk penanganan Covid-19 bisa mengumpulkan lebih dari Rp 5 miliar dalam waktu tiga jam. MPR aja dapat berapa kemarin? Mas Didi Kempot sendiri tidak ada yang lain," ungkap dia.

Rudy mengatakan, pembangunan monumen Didi Kempot tersebut masih akan dibahas lebih lanjut setelah wabah virus corona (Covid-19) mereda.

Sebab, pemerintah saat ini masih fokus penanganan Covid-19.

"Dan itu pasti. Biarpun saya selesai menjadi wali kota kita galang donatur masyarakat itu sangat-sangat bisa," terang Rudy.

Ada dua pilihan bentuk patung Didi Kempot yang nantinya dipasang sebagai monumen anugerah sang maestro campursari itu.

Namun, dirinya lebih sepakat patung Didi Kempot yang dipasang nantinya utuh satu badan.

"Jadi full satu badan ketika Mas Didi menyampaikan sebuah lagu," kata Rudy.

Editor : Murhan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mereka yang "Ambyar" di Makam Didi Kempot"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved