Berita Banjarmasin
Irjen Nico Afinta Sebut Ada 67 Kampung Tangguh di Kalsel
Permprov Kalsel bersama Polda, Danrem dan pemerintah daerah telah membentuk Kampung Tangguh Banua yang bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Penulis: Irfani Rahman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Jajaran Polda Kalimantan Selatan ( Kalsel ), serta TNI dan pemprov berupaya keras memutus penyebaran mata rantai Covid-19 dengan melibatkan masyarakat. Salah satunya adalah dengan pendirian Kampung Tangguh Banua.
Saat Rabu (17/6/2020), Kapolda Irjen Nico Afinta bersama Gubernur H Sahbirin Noor, Danrem 101/Antasari Brigjen Infantri Firmasyah, Wali Kota Ibnu Sina dan Forkopinda mengunjungi Kampung Tangguh yang ada di kota Banjarmasin.
Antara lain, Kampung Tangguh Banua Kelurahan Telawang di Jalan Dahlia Gang Budaya RT 32, kemudian di Jalan Batu Benawa RT 45 Kelurahan Teluk Dalam, Jalan Garuda Raya RT 11 Kelurahan Basirih Selatan.
Selanjutnya, Kampung Tangguh Banua Kelurahan Sungai Andai dan Kelurahan Banua Anyar .
Gubernur H Sahbirin Noor mengaku sangat mengapresiasi adanya Kampung Tangguh ini di Kalsel.
• UPDATE Covid-19 Kalsel: Tambah 85 Positif, GTPP Prediksi 3.000 Kasus
• Tim KIE Kalsel Dilepas, Dinas Kehutanan Bertugas di Kabupaten Balangan
• Kasus Covid-19 Tinggi, Ketua PMI Jusuf Kalla Akan Kunjungi Kalsel, Begini Tujuannya
• Sekda Kalsel Minta Tim Puskesmas Lakukan Pelacakan Covid-19
• Catat! PPDB SMA 2020 Secara Online Dimulai 29 Juni Hingga 1 Juli, Berikut Penjelasan Disdik Kalsel
• Penanganan Gambut Etalase Bandara, Penetapan KGH Perlu Direvisi, Ini Penjelasan Kadis LH Kalsel
"Kami bertahap ciptakan beberapa Kampung Tangguh. Ini embrio, pelopor dalam rangka menghadapi Covid-19. Ini bentuk koloberasi hasil koordinasi, yang disinergitaskan, yang dikolaberasikan, menjadi sebuah kekuatan. Kekuatan kebersamaan komponen rakyat, bersatu dalam Kampung Tangguh, Kami berterima kasih atas peran serta masyarakat," paparnya.
Sementara, Irjen Nico Afinta mengatakan di seluruh Kalimantan Selatan sudah berdiri 67 Kampung Tangguh,
Kampung Tangguh ini berisi petugas gabungan dari pemerintah daerah, Polri dan TNI, bersama petugas kesehatan.
Tujuannya, secara mandiri dimulai dari RT RW maupun Kelurahan, bisa menanggulangi bersama wabah Covid-19 dengan caranya menerapkan protokol kesehatan di daerah masing-masing.
Harapannya, apabila nanti keluar dari tempat tinggal, maka warga dalam kondisi yang sehat, tahu aturan dan bisa melaksanakan,
"Kunci menghadapi Covid-19, seperti yang disampaikan pimpinan kita adalah disiplin. Disiplin dari perorangan akan membawa dampak secara keseluruhan. Semua yang kita lakukan akan lebih berguna apabila masyarakat ikut aktif berperan dengan melaksanakan disiplin tersebut," ucap Nico.
Sedangkan Brigjen Infantri Firmasyah, mengatakan, pihaknya akan melanjutkan operasi penegakan disiplin kesehatan.
(Banjarmasinpost.co.id/irfani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-h-sahbirin-noor-irjen-nico-afinta-brigjen-infantri-firmasyah-ibnu-sina-2.jpg)