Berita HSU
VIDEO Dibuka Selama Sembilan Hari, Candi Agung di Kabupaten HSU Kembali Ditutup
Saat ini Candi Agung kembali ditutup dalam upaya pemcegahan penyebaran Covid 19, para pembaca doa tersebut berpindah ke halaman
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Keberadaan candi agung sebagai salah satu tempat pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sudah banyak diketahui masyarakat luas.
Candi Agung Amuntai merupakan peninggalan kerajaan Negara Dipa Khuripan yang dibangun oleh Empu Jatmika abad XIV Masehi ini sering dikunjungi oleh wisatawan terutama dari luar daerah.
Bangunan yang telah berusia sekitar 700 tahun ini sering dikunjungi warga.
Di bagian belakang candi terdapat orang yang biasa membacakan doa bagi pengunjung yang datang.
Saat ini Candi Agung kembali ditutup dalam upaya pemcegahan penyebaran Covid 19, para pembaca doa tersebut berpindah ke halaman yang biasa digunakan untuk parkir.
• VIDEO Jalan Penghubung Sampit-Kuala Pembuang Ambruk, Begini Kondisinya
• VIDEO KPU Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pilwali Tahun 2020
• VIDEO Peninjauan Proyek Program Kotaku Kementerian PUPR di Banjarmasin
Pengunjung yang hadir biasa memberikan mereka imbalan dengan seikhlasnya tidak dipungut tarif tertentu.
Jamilah salah satu pembaca doa yang ikut berpindah ke halaman tampak menggunakan tenda seadanya dengan alas dan beberapa peralatan yang biasa digunakan untuk pembacaan doa.
Jamilah mengatakan sebelumnya candi agung sudah ditutup lama dan dirinya juga mengaku tak ada pemasukan seperti biasa.
Saat dibuka kembali menjadi kesempatan lagi baginya untuk melayani pengunjung yang ingin dibacakan doa.
Namun hanya sembilan hari dibuka candi agung akhirnya ditutup kembali.
Akhirnya dirinya nekat buka di luar dengan harapan ada warga yang masih datang baik dari dalam maupun luar HSU.
"Biasanya saat candi agung dibuka ada hampir 50 pengunjung yang meminta membacakan doa selamat, dan sekarang di luar kadang ada dua atau tiga orang atau bahkan tidak ada samasekali," ujarnya.
Saat ini kondisi dari wisata candi agung tertutup rapat.
Tak hanya menutup pintu bahkan juga ada diberi pembatas kayu tambahan agar tidak ada yang masuk ke area candi agung.
Pengelola juga memasang pemberitahuan bahwa candi agung tutup di bagian depan dan persimpangan jalan menuju candi agung.
Candi Agung masih akan ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati