Berita Banjarmasin

VIDEO Peninjauan Proyek Program Kotaku Kementerian PUPR di Banjarmasin

Proyek ruang terbuka di Kelayan Muara Banjarmasin diperiksa anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda yang kemudian meminta pengerjaan digenjot.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proyek pembangunan ruang terbuka oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR berlangsung di Jalan Teluk Kelayan, Kota  Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ).

Untuk mengetahui situasi dan kondisi proyek,  anggota Komisi V DPR RI Bidang Infrastruktur dan Perhubungan, Rifqinizamy Karsayuda, memeriksanya, Rabu (17/6/2020).

Dia didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel, Muhammad Reva Sastrodiningrat, dan stakeholder lainnya.

Saat dilakukan peninjauan, memang belum ada pekerjaan signifikan yang sudah dilakukan, selain pembersihan lahan proyek yang berlokasi di pinggir Sungai Martapura tersebut.

UPDATE Covid-19 Kalsel: Tambah 85 Positif, GTPP Prediksi 3.000 Kasus

Tim KIE Kalsel Dilepas, Dinas Kehutanan Bertugas di Kabupaten Balangan

Kemudian, Rifqi memberikan beberapa catatan kritis agar pekerjaan proyek yang merupakan bagian dari Program Penataan Kawasan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan didanai Kementrian PUPR RI ini bisa cepat diselesaikan sesuai dengan target.

"Kami hari ini meninjau di lapangan sejauh mana pekerjaan dilakukan. Tadi kepada pihak Balai kami memberikan beberapa catatan kritis, supaya pekerjaan bisa lebih cepat. Kami memahami ada kondisi Covid-19 tapikan ini sudah mulai memasuki new normal, kami kira ini bisa digenjot lagi," katanya.

Dijelaskan Rifqi, Program Kotaku adalah mengubah kawasan kumuh menjadi representatif.

Proyek ruang terbuka di Kawasan Teluk Kelayan Banjarmasin ini diproyeksikan menjadi infrastruktur ikonik yang memperkuat citra Kota Banjarmasin sebagai Kota Sungai.

Penanganan Gambut Etalase Bandara, Penetapan KGH Perlu Direvisi, Ini Penjelasan Kadis LH Kalsel

Khawatir Muncul Klaster Baru, Masjid Sabilal Muhtadin Kalsel Tiadakan Salat Jumat

Menurut Rifqi, pembangunan proyek tersebut merupakan bentuk nyata komitmen dan ikhtiar Kementerian PUPR bersama-sama Komisi V DPR RI dalam membangun daerah.

Karena itu, Ia berharap pekerjaan proyek ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kota Banjarmasin dan masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Pasalnya, meski dibiayai sepenuhnya oleh Kementerian PUPR, namun ditegaskan Rifqi, jika sudah selesai maka infrastruktur tersebut dihajatkan untuk dinikmati masyarakat Kalsel khususnya di Kota Banjarmasin.

" Kementerian PUPR, juga melalui beberapa Dirjen yang lain, membenahi beberapa titik, termasuk menyambung pembangunan siring di sini dan menambah walking area. Harapan kami, ini jadi spot wisata baru di Kalsel," kata politikus PDIP ini.

MUI Kalsel Dukung Penghentian Pembahasan RUU HIP di DPR

Daftar 92 Daerah Zona Hijau Bebas Covid-19 yang Boleh Belajar Tatap Muka,Tak Ada dari Kalsel

Sementara itu, Muhammad Reva Sastrodiningrat, mengatakan, saat ini pekerjaan difokuskan pada struktur bawah terlebih dulu termasuk pembangunan pancang siring dan alur pipa sanitasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved