Berita Banjarmasin

PPDB Online SMA/SMK di Banjarmasin, 10 Kali Gagal Mendaftar, Lia Langsung Sambangi Sekolah

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekira pukul 10.30 wita, pendaftaran jenjang SMA jalur zonasi dihentikan sementara.

banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Operator PPDB online SMK Negeri 1 Banjarmasin, sedang memgakses sistem PPDB online 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari ini Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), Tingkat SMA sederajat di Kalimantan Selatan digelar serentak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekira pukul 10.30 wita, pendaftaran jenjang SMA jalur zonasi dihentikan sementara.

Hal itu disampaikan melalui pengumuman di laman PPDB online.

Dikabarkan Mau Nikah, Aurel Malah Kepergok Cueki Atta Halilintar Hingga Dikira Putus Raffi Ahmad

Baim Wong Jawab Sindiran Nikita Mirzani, Suami Paula Verhoeven Sampai Berani Sumpah

Uang Bulanan Sule untuk Calon Ibu Tiri Rizky Febian Segini? Sohib Andre Taulany Ungkap Hal Ini

"Pengumuman : Diinformasikam bagi peserta didik baru yang akan melakukan pendaftaran PPDB online Provinsi Kalimantan selatan jalur zonasi, silakan mencoba kembali setelah pukul 13.00 wita, karena saat ini sedang dilakukan proses sinkronisasi data zonasi. Terima kasih."

Pengumuman tersebut juga disertai tidak munculnya pilihan untuk mengupload hasil scan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU), padahal SKHU merupakan syarat wajib sebagai bahan seleksi nilai.

Selain itu juga menu pilihan sekolah, yang semula ada tiga pilihan, menjadi satu pilihan saja.

Menyikapi hal itu Ketua PPDB online SMK Negeri 1 Banjarmasin, Mahfuddin mengarahkan semua operator PPDB online di sekolahnya, untuk menunggu sampai sistem kembali berjalan normal.

"Ada pengumuman di laman PPDB online, sedang ada sinkronisasi data zonasi, Kami menunggu sampai sistem normal," katanya.

Akibat pengumuman itu pula Lia maulida (16), warga Pemurus datang bersama orangtuanya ke SMK Negeri 1 Banjarmasin.

Kedatangannya itu untuk mengobati rasa penasaran, setelah lebih dari 10 kali gagal mendaftar lewat sistem PPDB online.

Lia pun mengaku sempat khawatir, kuota penerimaan sekolah incarannya sudah dipenuhi oleh peserta lain.

"Tadi kan pas dicoba tiba-tiba langsung keluar aplikasi, lalu pas dicoba lagi enggak bisa upload SKHU. Khawatir takut sudah penuh pendaftarannya, jadi datang ke sini," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi).

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved