PPDB Online 2020

Gangguan PPDB Online SMKN 1 Martapura, Panitia Sekolah Kerja Keras Verifikasi Ulang Ratusan Berkas

Pengulangan kembali pendaftaran PPDB Online, membuat petugas atau operator di sekolah kerja keras memverifikasi kembali berkas yang masuk.

banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
SMAN 2 Martapura menyediakan tablet untuk calon pendaftar yang tak memiliki gadget 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengulangan kembali pendaftaran bagi pendaftar PPDB daring tingkat SMA sederajat kemarin, membuat petugas atau operator di sekolah kerja keras memverifikasi kembali berkas yang masuk besok Rabu (1/7/2020).

Pasalnya pendaftar di hari pertama PPDB Senin (29/6/2020) diminta untuk mendaftar kembali di hari ketiga.

"Di SMKN 1 Martapura kemarin sudah ada 700 an pendaftar, jadi mereka bisa mendaftar lagi besok dari pukul 8 pagi sampai 6 sore," jelas kepsek SMKN 1 Martapura, Dwi Ayati kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (30/6/2020).

Tentunya ujar Dwi bakal menjadi kerja keras bagi operator verifikasi berkas pasalnya selain memverifikasi ulang berkas 700 sebelumnya juga akan masuk pendaftar baru yang belum mendaftar di hari pertama.

Jumlah pendaftar tersebut jelasnya juga masih sedikit dibandingkan tahun lalu. Pasalnya SMKN 1 Martapura tak menerapkan PPDB daring dari Disdikbud Kalsel tahun lalu.

Dinas Pendidikan Kalsel Tegaskan PPBD Diperpanjang Bukan Diulang

Persiapan Sambut Belajar Tatap Muka, SMP di Kabupaten HSS Bikin Simulasi Protokol Kesehatan

Web PPDB Online Ngadat Seharian, Panitia Pendaftaran SMAN 6 Banjarmasin Tunggu Informasi Resmi

"Kita tahun kemarin sudah lebih dulu menerapkan aplikasi kita yang lebih sederhana jadi kami minta ijin tidak menerapkan. Pelamarnya di hari pertama tahun kalau sudah seribu, tahun ini berkurang," terangnya.

Meski begitu tahun ini terangnya SMKN 1 Martapura tak menerima sebanyak tahun lalu agar bisa berbagi dengan SMK swasta lain sehingga SMK swasta juga bisa lebih maju berkembang.

"Tahun ini kita menerima cuma 550 saja, kalau tahun kemarin pendaftar ada 2000 yang diterima 600," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan sekretaris SMAN 2 Martapura, Deni. Terangnya pada PPDB daring tahun ini dipastikan partisipasi masyarakat akan kurang karena masih ada masyarakat yang tidak punya perangkat teknologi dan tidak mengenal dunia digital.

"Tahun kemarin kami sistem semi daring, siswa atau orangtua siswa datang ke sekolah, petugas yang mengonlinekan, jadi partisipasi masyarakat masih lebih tinggi dibanding tahun ini," ujarnya.

Memang ujarnya ada kendala server sehingga sistem dalam keadaan maintenance. Akibatnya sejak siang tak bisa dilakukan pendaftaran.

Karenanya sebutnya sekolah memberikan fasilitas tablet untuk calon pendaftar yang tidak memiliki perangkat untuk mendaftar.

(Banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved