Berita Banjarbaru

Dua Kue Khas Kalsel Berbahan Tepung Beras yang Selalu Hadir di Pasaran

Kue berbahan beras khas Kalsel, yakni petah dan kue cincin, selalu ada yang menjualnya di pasar tradisonal.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Kue petah, berbahan tepung beras, selalu ada yang menjualnya di pasar tradisional di Kalimantan Selatan. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kue berbahan tepung beras yang selalu ada dan banyak dipasarkan di daerah Kalimantan Selatan, di antaranya kue petah dan kue cincin.

Petah adalah kue berwarna putih dengan kombinasi warna hijau daun. Kue ini nikmat dimakan dengan siraman saus colekan yang disebut tahilala.

Yuliyana, pembuat kue, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (20/7/2020), cara membuatnya, tepung beras dicampur air, aduk hingga rata. Kemudian, dimasak sampai mengental selanjutnya angkat.

Sebagian adonan bisa diberi pewarna hijau dari daun pudak dan dicetak dalam loyang hingga menjadi padat namun teksturnya tetap lembut. Setelah dingin siap dipotong-potong.

Aneka Kue Tradisional Bahan Ketan Khas Masyarakat Banjar, Bisa Didapat di Pasar Martapura

Kue Khas Kalsel, Resep dari Zaman Kesultanan Banjar

Warga Banjarmasin Ini Banting Setir Bisnis Kue di Masa Corona

Pembagian Tugas Menjelang Aruh Adat di Desa Labuhan HST, Perempuan Bikin Kue, Pria Membakar Lamang

Cara mengolah saus tahilala, santan kental dimasak sampai mendidih, jangan diaduk, biarkan timbul inti atau sari dari santan tersebut hingga airnya habis, hanya menyisakan tahilala dan minyak kelapanya.

Adapun kue cincin, kue ini berwarna cokelat dan bentuknya berupa lingkaran yang ada empat lubang dan rasanya legit.

Sekarang, kue ini juga divariasi menjadi hanya satu lubang dan ukuran lingkarannya agak lebih kecil.

Biasanya penjual ada yang menawarkan yang sudah dikemas atau masih hangat karena dimasak langsung saat ada pembeli.

Cara membuat kue ini, masih berbahan tepung beras dicampur gula merah asli dan kelapa sangrai yang diaduk rata.

Kue cincin.
Kue cincin. (BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN)

Kemudian adonan tersebut dibentuk sesuai selera apakah berlubang empat atau 1 selanjutnya goreng didalam minyak yang tidak terlalu panas.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved