Berita Tapin
Abon Cabai Rawit Hiyung Dikenalkan di Restoran Spanyol dan Australia
Abon Cabai Rawit Hiyung produk Kelompok Tani Karya Baru Kabupaten Tapin bakal go internasional, akan dipasarkan di restoran Spanyol dan Australia.
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Abon cabai rawit Hiyung, produk kelompok tani Karya Baru di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bakal go Internasional.
Itu diungkap Ketua Kelompok Tani Karya Baru di Desa Hiyung, Junaidi ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (3/8/2020).
Menurut Junaidi, pihaknya yang akan mengenalkan produk pascapanen cabai rawit Hiyung, berupa abon cabai adalah Indonesia in Your Hand.
Lembaga yang mempromosikan produk lokal di Eropa dan Australia melalui Astra Group yang membina kelompok tani Karya Baru di Desa Hiyung.
• Rapid Test Mahal, Warga Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru Makin Kebingungan
• Pemkab HSU Beli Alat PCR Persiapan Tes Swab Massal, Begini Penjelasan Direktur RSUD Pambalah Batung
• Operasi Patuh Intan Hampir Berakhir, Satlantas Polres Banjarbaru Jaring 290 Kendaraan
• Kebakaran Gegerkan Kawasan Jalan Stadion Pembataan Tabalong, Satu Bangunan Hangus
Junaidi mengaku dari dialog melalui zoom meeting, Abon Cabai Hiyung akan dipasarkan di sejumlah restoran di Spanyol dan Australia.
Perbaikan kemasan botol plastik Abon Cabai Hiyung yang dikoreksi, ungkap Junaidi harus menyertakan keterangan komposisi dalam bahasa inggris dan spanyol.
Dalam Zoom meeting itu, Junaidi mengatakan rasa pedas cabai rawit Hiyung 17 kali pedasnya dari cabai rawit biasa.
"Itu berdasarkan kajian dari IPB Bogor. Ada surat keterangan hasil kajian tersebut," katanya.
Junaidi mengaku tinggal menunggu Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin yang akan membawa komposisi kandungan Bon Cabai Hiyung ke BPOM Banjarmasin.
Produk pasca panen, tak hanya Bon Cabai Hiyung. Ada juga sambel kemasan varian rasa.
Untuk abon cabai rawit Hiyung, dipasarkan seharga Rp 20 ribu.
"Ada tiga varian rasa, original, rasa bawang dan rasa udang," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/junaidi-poktan-hiyung.jpg)