Wabah Corona di Kalsel
Enam Bulan Pandemi Covid-19 di Kalsel, Tim Pakar Penanganan Covid-19 ULM: Waspadai Penurunan Semu
Perkembangan Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) selama satu semester pertama pandemi berlangsung cepat.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perkembangan Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) selama satu semester pertama pandemi berlangsung cepat.
Angka 100 kasus terkonfirmasi positif ditembus hanya dalam 32 hari sejak kasus pertama pada 22 Maret yang lalu.
Satu bulan kemudian, penduduk yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 sudah melampaui 500 kasus.
Lima belas hari berikutnya jumlah penduduk yang terpapar Covid-19 sudah menembus batas psikologis, yaitu 1000 kasus.
Sementara itu angka 5.000 kasus dicapai dalam waktu 4 bulan pandemi.
Kini dalam satu semester pandemi, hingga 29 Agustus Tahun 2020 jumlah penduduk Kalsel yang terinfeksi Covid-19 sudah mencapai 8.192 orang, artinya berarti ada 190 jiwa yang terpapar Covid-19 per 100 ribu penduduk.
• Cara & Link Login www.prakerja.go.id Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 6, Kuota 800 Ribu Orang
• Ashanty Merinding, Demi Umi Pipik yang 7 Tahun Menjanda Ternyata Abidzar Rela Begini
• Aurel Hermansyah Ucap Soal Putus Pada Atta Halilintar, Terungkap Usai Bertemu Millen Cyrus
Meskipun perkembangan Covid-19 di Kalsel cukup cepat, namun data statistik satu bulan terakhir menunjukkan sudah terjadi pelambatan pertumbuhan kasus.
Namun pertanyaannya, apakah pelambatan ini riil atau hanya penurunan semu?
Hal ini lah yang dianalisa oleh Anggota Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin, SE., MSI., Pg.D.
-Pertumbuhan Kasus Sudah Melambat
Menurut Muttaqin, meskipun sudah lebih dari 8000 penduduk yang terinfeksi Covid-19, ada catatan positif dalam penanganan Covid-19 di Kalsel.
Pertama pertumbuhan jumlah kasus sudah mulai melambat. Pada bulan Mei, rata-rata setiap hari ada 24 kasus baru.
Pada bulan berikutnya terjadi lonjakan drastis rata-rata kasus harian, yaitu 74 kasus baru pada bulan Juni dan 95 kasus baru pada bulan Juli.
Pada bulan Agustus ini, rata-rata kasus baru sudah menurun menjadi 71 kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20200722istimewa-narsum-tim-pakar-percepat.jpg)