Breaking News:

Kriminalitas

Warga Amankan Truk Angkut Kayu, KPH Kusan Kabupaten Tanbu Sebut Tidak Tahu

Kepala Desa Teluk Kepayang, Siswan, membenarkan MPP mengamankan truk pembawa kayu di Teluk Kepayang, Kabupaten Tanbu, Kalsel.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Dawan, Kepala Seksi Perlindungan Hutan pada KPH Kusan, mengatakan sempat diminta arahan terkait upaya Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MPP) mengamankan truk pembawa kayu di kawasan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanahbumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (31/8/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beredar kabar, terjadi pembalakan liar dan 7 truk kayu diamankan warga di wilayah Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan.

Ada warga yang mengabarkan, angkutan truk bermuatan log. Warga yang tergabung di Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP), sempat mengamankan truk saat melintas malam di kawasan Teluk Kepayang.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Kepayang, Siswan, saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Senin (31/8/2020), saat ditanya persoalan itu, membenarkan ada yang sempat menahan angkutan kayu tersebut dari MMP.

"Iya benar, ada sempat amankan. Cuma lebih jelasnya bisa tanyakan ke MMP atau Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH, saya kurang monitor karena jaraknya ke Km 45, lokasi tersebut, cukup jauh," katanya.

Patroli Petugas KPH Tabalong Temukan Kayu Rimba Campuran dan Ulin Tak Bertuan

Kepala KPH Pulaulaut Ditodong Senjata Api Rakitan, Pelaku Ditangkap di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar

Polisi Kehutanan KPH Kayu Tangi Amankan Kayu Illegal 43 Batang.

Diduga Hasil Pembalakan Liar, Ratusan Balok Ulin Diamankan di Cantung Kotabaru

Terpisah, Kepala Seksi Perlindungan Hutan pada KPH Kusan, Dawan, saat ditemui di kantornya, mengatakan, belum mengetahui kejadian sebenarnya.

"Peristiwanya belum jelas. Truknya dimana dan seperti apa, saya belum tahu kabar kebenarannya," katanya.

Namun dia membenarkan, sebelumnya sempat ada yang menghubungi dan mengatakan ada kegiatan pengamanan.

Namun, jajarannya tidak bisa langsung turun karena keterbatasan anggota, tidak ada anggaran, termasuk anggota yang kurang dan mutasi.

"Ya, saya ada dengar informasi itu, cuma sebelum ditahan warga yang dimaksud. Mereka sempat koordinasi, ya saya arahkan, sesuai kapasitas saja, jangan sampai menahan karena lain wewenangnya. Kami juga sudah sampaikan ke provinsi, terkait informasi itu," kata Dawan.

Terkait kelanjutannya, dia masih menghubungi yang bisa dikontak. Namun belum berhasil, karena semua masih sulit dihubungi dengan alasan mereka sedang bekerja.

Terpisah, Kapolsek Kusan Hulu, AKP Ginting, saat dikonfirmasi, mengatakan justru belum monitor. 

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved