Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Sri Mulyani: Insentif Pajak untuk Karyawan Bakal Dicabut Mulai Tahun Depan

Insentif perpajakan tetap lakukan, tetapi PPh pasal 21, PPh pasal 25, PPh 22 impor tidak dilakukan lagi untuk tahun 2021

ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Wartawan mewawancarai Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 yang menjadi basis pajak karyawan tidak diberikan lagi di tahun depan.

Hal tersebut diumumkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, kemari.

“Insentif perpajakan kami tetap lakukan. Tetapi PPh pasal 21, PPh pasal 25, PPh 22 impor tidak dilakukan lagi untuk tahun depan,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (2/9).

Subsidi Gaji Dicairkan BPJS Ketenagakerjaan, Ini Link Cek Bantuan Subsidi Upah Rp 2,4 Juta

Subsidi Gaji Rp 600.000, Menaker: Batch Kedua untuk 3 Juta Lebih Karyawan Sudah Diserahkan

VIDEO Perjuangan Anggota TNI dan Polri Evakuasi Korban Banjir di Angsana Kabupaten Tanbu

Sri Mulyani memastikan insentif perpajakan yang ada dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 hanya percepatan pengembalian atau restitusi pajak pertambahan nilai (PPN).

Selain itu, ada insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP). Tapi, Menkeu belum bilang jenis pajak apa yang akan menggunakan mekanisme DTP. Yang jelas total anggaran insentif pajak untuk dunia usaha dalam program PEN 2020 mempunyai pagu sebesar Rp 20,4 triliun.

Pagu tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan lokasi anggaran insentif di tahun ini senilai Rp 120,61 triliun. Atau hanya sekitar 16,9% dari total pagu tahun ini.

Sebagai catatan, tahun ini insentif pajak diberikan dalam bentuk percepatan restitusi PPN, pengurangan angsuran PPh pasal 25, PPh 22 impor DTP, PPh pasal 21 DPT, dan penurunan tarif PPh badan dari 25% menjadi 22%.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Insentif Pajak untuk Karyawan Akan Dicabut Mulai Tahun Depan,

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved