Breaking News:

Kisah Inspiratif

Pengabdian Guru SD di Desa Terpencil Tanahlaut, Setiap Saat Semangati Murid ke Sekolah

Kesadaran bersekolah yang masih rendah membuat guru harus gigih menyemangati orangtua dan murid.

istimewa
Norsahidah SPdI, guru di UPTD SD Negeri 2 Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut 

EEditor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Berbeda dengan di perkotaan yang kesadaran bersekolah sangat tinggi, di perdesaan apalagi terpencil tidaklah demikian.

Masih banyak orangtua yang tidak peduli dengan pendidikan anaknya.

Setidaknya ini dirasakan Norsahidah SPdI, guru di UPTD SD Negeri 2 Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut.

Kesadaran bersekolah yang masih rendah membuat guru harus gigih menyemangati orangtua dan murid.

Kalaupun lulus SD, yang mau melanjutkan ke SMP juga sedikit.

Bersama Al Ghazali, Aaliyah Massaid Asyik Nikmati Ini Kala Reza Artamevia Diamankan Polisi

Karena Anya Geraldine, Rizky Febian Sebut Sule Sempat Dapat Ancaman Dibunuh

Bersama Al Ghazali, Aaliyah Massaid Asyik Nikmati Ini Kala Reza Artamevia Diamankan Polisi

Perbandingannya 70:30 atau 70 persen tak melanjutkan dan 30 yang mau lanjut ke SMP.

Jangankan melanjutkan, untuk selalu hadir ke sekolah saja anak-anak harus disemangati.

Syukurlah tidak seperti dulu yang banyak anak tidak masuk, bahkan ada yang dalam sebulan cuma 2-3 kali hadir.

Norsahidah, yang juga lulusan SD setempat, merupakan satu-satunya di angkatannya yang melanjutkan sekolah.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved