Berita Banjarmasin
STIKES Cahaya Bangsa Banjarmasin Merger dengan STIH Kapuas, Resmi Menjadi Universitas
Status Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKes) Cahaya Bangsa Banjarmasin, resmi berubah menjadi universitas.
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Status Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Cahaya Bangsa Banjarmasin, resmi berubah menjadi universitas.
Hari ini Selasa (22/9/2020), kampus yang beralamat di Jalan A Yani Km 17 ini menerima Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang menyatakan sudah bertatus universitas.
Dan untuk menjadikannya sebuah universitas ini, yayasan Cahaya Bangsa selaku pengelola menggabungkan STIkes Cahaya Bangsa dengan STIH Kuala Kapuas.
• Pemicu Pertengkaran Sandra Dewi dan Harvey Moeis Diungkap pada Daniel Mananta, Soal Anak!
• Kebiasaan Ariel NOAH pada Luna Maya yang Masih Dilakukan Sampai Kini Diungkap, Luna: Tiap Ultah
• Player PUBG Mobile Bisa Bermain Bareng Anggota BLACKPINK, Lisa dan Jennie Cs Sudah Miliki ID Pemain
Penyerahan SK dari Mendikbud untuk Universitas Cahaya Bangsa ini diserahkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah XI Kalimantan yakni Prof Udiansyah MS, hari ini Selasa (22/9/2020) pagi.
Penyerahan SK dilakukan di Kampus Universitas Cahaya Bangsa, dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Cahaya Bangsa, Dr A Murjani MKes SH MH.
Dengan status baru sebagai universitas, Prof Udiansyah berharap Universitas Cahaya Bangsa bisa menjaga mutu dan kualitasnya.
"Selain diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia. Kalau ingin maju tentu harus menjaga mutu dan juga memberikan kompetensi kepada mahasiswa," jelasnya.
Sementara itu Dr A Murjani mengatakan SK terkait Universitas Cahaya Bangsa dari Mendikbud sudah terbit pada 15 September 2020.
"Prosesnya sejak Agustus 2019. Kita pun terus berupaya melengkapi persyaratan-persyaratan dan juga menjalani proses visitasi, hingga kemudian terbit SK nya. Kami tentu sangat bangga, dan ini berkat dukungan dari semua pihak termasuk L2Dikti yang terus mensupport kami," katanya.
Ditambahkannya setelah berstatus universitas, maka pihaknya juga menambah beberapa program studi baru.
"Di samping ada prodi S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Keperawatan dan program Profesi Keperawatan, juga ada prodi Teknologi dan Informasi, Manajemen dan Ilmu Hukum yang pembelajarannya dilakukan di luar kampus utama," jelasnya.
Terkait dengan pesan dari Ketua L2Dikti Wilayah XI Kalimantan yakni Prof Udiansyah MS, Murjani menerangkan akan menjadi perhatian serius pihaknya mengembangkan Universitas Cahaya Bangsa.
"Kami akan berusaha menjaga kualitas, mulai dari dosen juga proses pembelajaran. Kami pun akan memperhatikan aspek pengabdian kepada masyarakat, termasuk juga riset dan penelitian untuk memenuhi dan menjaga kualitas," bebernya.
Setelah berstatus universitas, yayasan menunjuk Ketua STIKes Cahaya Bangsa yakni Sri Erliani MKes.
(banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketua-l2dikti-wilayah-xi-kalimantan-yakni-prof-udiansyah-ms-menyerahkan-sk-dari-mendik.jpg)