Berita Tanahlaut

Perang Sampah Diapresiasi Bupati, Dorong Warga Manfaatkan Nilai Ekonomi

Perang sampah yang diinisiasi pemuda Tala pun mendapat respons luas dari kalangan warga Tala.

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
 Bupati Tala H Sukamta secara simbolis menyerahkan perlengkapan kebersihan pada pelepasan Pemuda Tala Perang Sampah di halaman Makodim 1009_Pelaihari, Jumat (9_10) pagi. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sampah selalu melingkupi dan menjadi bagian dari aktivitas kehidupan manusia.

Perlu upaya bersama mengatasinya agar tak memunculkan permasalahan lingkungan, apalagi berdampak terhadap kesehatan.

Karenanya keterpaduan mengatasi masalah sampah menjadi hal yang teramat penting.

Perang sampah yang diinisiasi pemuda Tala pun mendapat respons luas dari kalangan warga Tala.

Baca juga: Elpiji Melon Eceren di Tala Masih Mahal, Pedagang Gorengan ini Gundah karena Harus Begini

Baca juga: Gejala Sakit Rizky Billar dan Kondisi Terkini Diungkap, Perlakuan Lesti Kejora Disorot Fans Leslar

Baca juga: CARA Cek Nama Kamu Dapat BLT, di www.kemnaker.go.id, Bsu.bpjamsostek.id & Bsu.kemnaker.go.id

"Saya lihat Jumat pagi kemarin itu hampir di seluruh penjuru wilayah Kota Pelaihari ada aksi bersih-bersih lingkungan. Kalau saja tiap Jumat bisa begitu pasti sangat bagus," ucap Rodi, warga Pelaihari, Rabu (14/10/2020).

Aksi bersih-bersih secara masif yang diprakarsai pemuda Tala tersebut menurutnya perlu didukung secara meluas dan berkelanjutan.

Dengan begitu elemen masyarakat secara sadar akan terpanggil untuk turut serta dan kemudian terbiasa menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Seperti diketahui, Jumat pagi kemarin pemuda Tala yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tanah Laut (HPPMTL) bekerjasama dengan Kodim 1009/Pelaihari menggelar kegiatan perang sampah di seluruh penjuru Kota Pelaihari.

Bupati Tala H Sukamta didampingi Sekretaris Daerah H Danial Kifli serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tala saat itu berkeliling kota guna memonitor kegiatan perang sampah yang dilaksanakan pada lima titik yakni Kelurahan Angsau, Pabahanan, Saranghalang, Karangtaruna, dan Pelaihari.

Di sepanjang jalan yang dilalui bupati dan rombongan, banyak warga yang turut bergotong-royong membersihkan sampah.

Termasuk kalangan pegawai pemerintah maupun swasta.

Kegiatan pemuda perang sampah menurut Sukamta adalah salah satu usaha konkret menjaga lingkungan.

Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dengan membuang serta memilah sampah.

"Sampah juga bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," sebut Sukamta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved