Berita Tanahlaut

Petugas Disnak Tala Terus Blusukan ke 'Kantong' Sapi, Peternak Diminta Perhatikan Hal ini

Pelayanan perbibitan, kesehatan hewan dan pemeriksaan kebuntingan ternak kian diintensifkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan)

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
FERRY KUSMANA UNTUK BPOST GROUP
Peternak Tirtajaya antusias membawa sapinya ke lokasi layanan terpadu pemeriksaan kesehatan ternak, beberapa hari lalu. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pelayanan perbibitan, kesehatan hewan dan pemeriksaan kebuntingan ternak kian diintensifkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kantong-kantong pengembangan ternak sapi yang tersebar pada seluruh kecamatan telah dijamah.

Di tiap kecamatan, pelaksanaannya lebih dari sekali, terutama di wilayah yang cukup banyak populasi sapinya.

"Kami mengharapkan para peternak benar-benar memperhatikan kesehatan sapi supaya hewan piaraannya tetap sehat dan produktif," ucap Ferry Kusmana, kepala Bidang Perbibitan, Produksi dan Pakan Disnak Keswan Tala, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Ekspresi Ayu Ting Ting di Foto Terbaru Disorot, Dikatain Mirip Jessica Iskandar & Kate Winslet

Baca juga: BESOK Hari Osteoporosis Sedunia : Sadarlah Tulang Keropos Sulit Balik Lagi, Begini Cara Menjaganya

Baca juga: OTAK Mirip Kalkulator, Bocah 7 Tahun Ini Bisa Hitung Perkalian Angka Miliaran, 1.000.150 X 550 ?

Ia menuturkan kegiatan terkini menyasar Desa Tirtajaya di Kecamatan Bajuin, Kamis kemarin.

Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Layanan berikutnya akan dilaksanakan pada 22 Oktober nanti. Pihaknya akan blusukan ke Desa Bumijaya, Kecamatan Pelaihari.

Ferry mengatakan layanan yang diberikan sama.

Meliputi inseminasi buatan, pemberian vitamin, pemeriksaan kebuntingan.

Pemeriksaan kesehatan hewan, pemberian obat cacing dan mineral.

"Juga ada pemberian vaksin dan pemeriksaan status reproduksi hewan. Semuanya kami berikan secara gratis," sebut Ferry.

Dikatakannya, pengendalian kesehatan ternak merupakan bagian penting dari usaha ternak, terutama ternak sapi.

Ini karena dapat memacu produktivitas dalam beternak.

Karena itu, peternak diharapkan dapat memahami megenai hal tersebut.

Ferry menuturkan jika sapi terkena penyakit dampaknya bakal menyebabkan kerugian bagi peternak akibat penurunan bobot.

Juga berakibat bertambahanya biaya pengobatan dan perawatan.

Usaha pencegahan dan pengendalian penyakit sangat diperlukan agar sapi yang dipelihara tetap sehat.

Upaya yang bisa dilakukan yakni menjaga kualitas pakan yang diberikan, karena pakan merupakan hal yang penting dalam beternak sapi.

Pakan yang bernutrisi, segar dan bebas zat kimia berbahaya merupakan pakan yang baik untuk ternak sapi.

Jika pakan yang diberikan tidak sesuai, maka akan terjadi kekurangan gizi yang menyebabkan target bobot tidak tercapai bahkan sapi mudah terserang penyakit.

"Lalu menjaga kondisi lingkungan di sekitar kandang tetap bersih, karena kondisi lingkungan kandang yang kotor akan menjadi sarang bagi agen penyakit," jelasnya.

Agen penyakit pun dapat menyebar di lingkungan melalui berbagai media perantara. Karena itu kebersihan lingkungan harus selalu dijaga.

Hal penting lainnya yakni menjaga daya tahan tubuh ternak dan daya tahan tubuh ternak.

Ini merupakan pertahanan tubuh ternak dalam melawan agen penyakit yang masuk kedalam tubuh.

"Ternak yang memiliki daya tahan tubuh rendah akan mudah terserang penyakit," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved