Berita Tanahbumbu

Tingkat Kunjungan Wisata Tanbu Selama Libur Panjang Naik, Tapi Belum Cukup Mendongkrak PAD

Meski kunjungan wisata selama libur panjang di Tanbu meningkat. Tetapi, belum cukup mendongkrak PAD.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
Camat Angsana untuk BPost
Suasana ramai di Pantai Angsana saat libur panjang pekan tadi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kunjungam wisata selama libur panjang dari 28 Oktober hingga 1 November 2020, menjadi momen yang dimanfaatkan warga untuk berwisata.

Tak terkecuali di Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu). Selama libur panjang, sejumlah objek wisata di Tanahbumbu ramai dipenuhi wisatawan.

Sayang, meski tingkat kunjungan wisata cukup ramai, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi yang ada masih minim dan belum maksimal.

Dari sejumlah wisata, pengunjung memang naik namun PAD masih kecil. Sebab ada satu wisata yang masih belum bisa terapkan retribusi karena masih ada permasalahan yakni di Pantai Rindu Alam Pagatan.

Baca juga: Efek Libur Panjang, Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Tembus 5.000 Tiap Hari

Baca juga: Libur Panjang, Tingkat Hunian Hotel di Banjarmasin Meningkat Lebih 80 Persen

Baca juga: Sempat Diguyur Hujan, Kunjungan Wisata saat Libur Panjang di Tanahlaut Tetap Ramai

Kendati demikian, dua wisata lainnya yaitu Pantai Angsana dan Goa Liang Bangkai cukup lumayan pengunjungnya.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Tanahbumbu, Hamaludin Tahir, Selasa (3/11/2020), selama libur panjang selama 5 hari cukup lumayan.

" Untuk pantai angsana, tiket yang terjual ada sebanyak 2.400 lembar. Sementara Goa Liang Bangkai sebanyak 178 lembar," sebutnya.

Sedangkan di Pantai Rindu Alam, walaupun saat itu ramai pebgunjujg, tidak menjual tiket. Pengunjungnya cukup ramai di Pantai ini.

" Bila dihitung keseluruhan selama pandemi ini, memang sangat jauh menurun untuk kunjungan wisata sejak dibukanya kembali tempat wisata di Tanbu," katanya.

Resminya tempat wisata dibuka, dengan menerapkan protokol kesehatan, tetap saja masih minim dan belum bisa mendongkrak tingkat pengunjung.

" Jumlah pendapatan melalui kepariwisataan baru mencapai 60 persen dari target yang diberikan yakni 1,5 Miliar," katanya.

Baca juga: Libur Panjang, Tahura Sultan Adam Mandiangin Kalsel Masih Tutup, Ini yang Dilakukan Pengelola

Sementara itu, seorang pengunjung wisata Pantai Rindu Alam, sebelumnya mengaku memang tidak bayar masuk. Mereka bisa berlibur bersama keluarga walau kondisi pantai masih bermasalah.

" Kami tidak ditarik retribusi saat masuk. Liburan kami juga berjalan dengan lancar dan happy," kata Firman yang berlibur bersama keluarga. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved