Ekonomi dan Binsis

Harga Emas Spot Stabil setelah Biden Ungguli Trump dalam Pilpres AS 2020

Kamis (5/11) pukul 08.30 WIB, harga emas spot sedikit berubah dan bergerak di kisaran US$ 1.904,66 per ons troi.

Tayang:
Editor: Didik Triomarsidi
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Petugas menunjukan logam mutia di Butik Emas Antam, Komplek pertokoan DP Mal, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (4/8/2015). Dalam satu pekan ini harga logam mulia relatif stabil berkisar Rp 559 ribu per gram dari bulan Juli 2015 mencapai Rp 565 ribu per gram. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, SINGAPURA - Harga emas sedikit berubah pada awal perdagangan hari ini Kamis 5 November 2020.

Katalis bagi harga emas datang setelah hasil pemilihan umum presiden Amerika Serikat (AS) awal menunjukkan keunggulan dari calon Partai Demokrat Joe Biden.

Walau begitu, hasil akhir pemilu AS masih dapat berubah dan membuat harga emas sulit melesat

Kamis (5/11) pukul 08.30 WIB, harga emas spot sedikit berubah dan bergerak di kisaran US$ 1.904,66 per ons troi.

Sementara harga emas berjangka kontrak pengiriman Desember 2020 naik 0,5% menjadi US$ 1.905,50 per ons troi.

Baca juga: UPDATE Hasil Pilpres AS 2020: Ciri-ciri Joe Biden Bakal Deklarasikan Kemenangan Dramatis atas Trump

Baca juga: HASIL Pilpres AS 2020 Masih Menegangkan, Wall Street Malah Melesat, Dow Jones Melonjak 367,63 Poin

Baca juga: UPDATE Hasil Pilpres AS 2020: Biden Bergoyang di Michigan, Trump?

Pemilu presiden AS yang berlangsung ketat sempat membuat harga emas tersungkur. terbaru, Biden masih optimistis dapat memenangi pemilu kali ini setelah menang di negara bagian penting di kawasan Midwestern yakni Wisconsin dan Michigan.

Sementara itu, Trump yang sebelumnya sempat mengklaim telah menang, mengajukan tuntutan hukum dan meminta penghitungan ulang pemungutan suara di beberapa negara bagian yang menjadi medan pertempuran sengit.

Untuk saat ini, investor pun masih mengharapkan Partai Republik dan Partai Demokrat untuk mempertahankan kendali masing-masing atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Ini dilakukan agar prospek kenaikan pajak yang lebih tinggi serta potensi stimulus di bawah kemenangan Biden tetap besar.

Di sisi lain, indeks dolar AS bergerak datar terhadap sejumlah mata uang lainnya. Tetapi pada perdagangan di sesi sebelumnya, indeks the greenback sudah melesat 0,8%.

Sokongan bagi harga emas bertambah setelah data upah di Negeri Paman Sam pada bulan Oktober meningkat namun di bawah dari yang diharapkan. Di sisi lain, industri jasa kembali memperlihatkan tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Dari kawasan Eropa, Bank of England (BoE) sedang mempertimbangkan untuk kembali pangkas suku bunga dan berada ke suku bunga negatif. Hal ini menjadi wacana hangat jelang keputusan dari otoritas kebijakan moneter Inggris tersebut pada Kamis (5/11).

The Federal Reserve juga sudah menggelar pertemuan dua hari yang berakhir Kamis ini. Investor menanti tanggapan bank sentral untuk kembali menegaskan sikap suku bunga rendah demi genjot ekonomi Negeri Paman Sam.

Emas Antam Turun

Sementara itu harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (5/11).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.000.000. Harga emas Antam ini turun Rp 4.000 dari harga pada Rabu (4/11) di Rp 1.004.000.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved