Berita Banjarbaru

TPA Regional Banjarbakula Kini Dilengkapi Pengolahan Oli Bekas, Diolah Jadi Solar Indutri

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional Banjarbakula kini dilengkapi dengan fasilitas baru berupa pengoahan oli bekas

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Jokowi meresmikan TPA Regional Banjarbakula di Banjarbaru Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional Banjarbakula kini dilengkapi dengan fasilitas baru.

Fasilitas baru itu adalah tempat produksi pengolahan limbah B3 dalam hal ini oli bekas.

Oli bekas yang nantinya ditampung akan diolah menjadi setara solar industri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana membenarkan hadirnya fasilitas baru di TPA Regional Banjarbakula.

Ia menyebut, saat ini ada fasilitas tambahan berupa pengolahan oli bekas.

Baca juga: Sampah dari Pelaihari Mulai Dikirim ke TPA Regional Banjarbakula di Banjarbaru

Baca juga: Resmikan TPA Regional di Kota Banjarbaru Kalsel, Presiden Jokowi Sebut Sampah Bisa Jadi Bencana

"Jadi TPA tidak hanya sekedar menampung sampah, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai pengolahan oli bekas dengan kualitas setara solar industri," Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, Jumat (6/11/2020)

Dijelaskan Hanifah,  operasional pengolahan oli limbah bekas ini sudah mendapat penunjukan langsung oleh kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 2019 lalu.

Adapun kapasitas yang dapat di produksi sekitar 20 ton perbulannya.

"Kapasitas ini masih 20 ton prodiksinya, dan ini sangat potenisal," kata Hanifah Dwi Nirwana.

Lebih lanjut disampaikan Hanifah, suplai oli bekas di Kalimantan Selatan sangat banyak yang diambil perusahaan-perusahaan tambang yang menghasilkan oli bekas.

Diuraikannya, olahan oli bekas mempunyai manfaat dari sisi ekonomi dan ekologi.

Hasil olahan oli bekas yang diproduksi di tempat pembuangan akhir (TPA) regional Banjarbakula dipastikan akan memberikan manfaat bagi sisi ekonomi.

Dikatakan Hanifah , bahwa hasil olahan oli bekas dengan kualitas setara solar industri ini akan dapat dimanfaatkan untuk mesin kelotok bagi nelayan, atau mesin traktor untuk pertanian.

Baca juga: Ratusan Siswa dari SMK dan SMA di Banjarbaru Sambut Kedatangan Jokowi di TPA Regional Banjarbakula

Operasional pengolahan oli bekas ini, dipastikan akan memberikan dampak yang positif bagi sisi ekologi dan ekonomi hingga dapat memberikan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD)

Lebih lanjut disampaikan Hanifah, hingga saat ini proses pengolahan oli bekas masih dalam tahap ujicoba dan proses perizinan di kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

Ia berharap perizinan akan selesai pada awal tahun 2021 dan dapat segera beroperasi dan produksi. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved