Berita Tanahlaut

Perdalam Skill, Peserta Pelatihan di BLK Tala Jalani Uji Kompetensi

Sejak Oktober kegiatan pelatihan kerja dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK).

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
kominfo tala
Peserta pelatihan kerja fokus mendalami kemampuan teknisnya sesuai jurusan yang dipilih. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI -Setelah sempat vakum beberapa bulan terdampak pandemi covid-19, pelatihan kerja kembali dilanjutkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sejak Oktober kegiatan pelatihan kerja dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK).

Diperkirakan kegiatan berakhir pada Desember mendatang.

Kembali aktifnya pelatihan kerja tersebut menjadi angin segar bagi para pencari kerja.

Apalagi sekarang persaingan antarpencaker kian kompetitif, terlebih di tengah pandemi covid-19 saat ini.

Baca juga: Ucapan Didi Riyadi untuk Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman, Sebut Nama Shaheer & Igun

Baca juga: Hasil Visum Mayat yang Ditemukan dalam Mobil di Jalan AYani Gambut tak Ditemukan Bekas Kekerasan

Baca juga: Soroti Aksi Julur Lidah di Video Syur Mirip Gisel, Roy Suryo Beri Saran untuk Pacar Wijin

"Kemarin sudah daftar tapi belum dapat panggilan, maklum banyak banget yang mendaftar. Peserta juga dibatasi karena pandemi," ucap Ahmad, Jumat (13/11/2020).

Ia berharap program pelatihan di BLK terus berlanjut dan dapat lebih banyak lagi merekrut peserta.
Termasuk menambah jenis pelatihan seperti keterampilan pengolahan pangan karena saat ini usaha kuliner kian prospektif.

Kepala UPT BLK Pelaihari Paryanto mengakui angka pendaftar pada program pelatihan kerja selalu meningkat tiap tahun.

Pendaftar terus bertambah karena syaratnya tidak dibatasi latar belakang pendidikan.

Tidak lulus SD juga bisa mendaftar.

Maklum, syarat utama yang ditentukan Kemenaker hanya minimal harus bisa baca tulis.

Lalu, berbadan sehat dan memiliki niat kuat untuk belajar.

"Saat ini kegiatan pelatihan kami batasi per kelas hanya 16 orang. Jadi ada tes penerimaan lagi untuk menyaring pendaftar yang begitu banyak," jelas Paryanto.

Beberapa kelas program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Pelaihari juga mulai dilakukan uji kompetensi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved