Breaking News:

Berita Kotabaru

Sekda Kotabaru Sebut Pelaku UKM Akan Menjerit Jika Tempat Wisata Ditutup Pada Tahun Baru

Tempat wisata di Kabupaten Kotabaru tidak akan ditutup supaya pelaku UKM tetap bisa mendapat penghasilan dari pengunjung yang datang.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
H Said Akhmad, ketua tim panitia seleksi pejabat yang juga Sekda Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dipastikan malam pergantian tahun tidak semeriah tahun sebelumnya. Tidak kecuali di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pemerintah kabupaten tidak mengadakan kegiatan dalam bentuk apapun yang dapat menimbulkan kerumunan masyarakat.

Sikap tegas pemerintah daerah ini bagian dari upaya mengantisipasi penularan Covid-19. Karena, malam Tahun Baru masih berada di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Tindakan peniadaan segala bentuk kegiatan, termasuk larangan menyalakan petasan, karena sebelumnya sudah dibuat kesepakatan antara pemkab kotabaru dengan Forkopimda setempat. 

Baca juga: Pastikan Kesiapan Hadapi Cuaca Buruk, Danlanal Kotabaru Naiki Patkamla Posal Batulicin

Baca juga: Pembangunan TPST Disetujui Warga Megasari Kotabaru, Kadisperkimtan Sebut Kontraktor Mulai Bekerja

Hal itu dikemukakan Sekda Kabupaten Kotabaru Drs H Said Akhmad kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/12/2020). "Malam tahun baru tidak ada acara pisah sambut membuat kerumunan orang. Dilarang, sudah sepakat," tegas Said Akhmad.

Kecuali tempat wisata, tetap dibuka. Dengan alasan, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tetap mengeliat, sebagai upaya mendorong perekonomian masyarakat kecil.

"Kabupaten Kotabaru sebagai salah satu daerah wisata, jadi tidak bisa melarang untuk berwisata. Kalau ditutup, matilah pelaku  UKM," jelasnya. 

Selain itu, lanjut dia, tujuan wisata baik wisatawan dari luar dan Kabupaten Kotabaru, salah satunya untuk menghidupkan UKM.

Baca juga: Akhir Pekan, Hanya Terjual 400 Karcis Masuk Pantai Gedambaan Kabupaten Kotabaru

Baca juga: Prokes Belajar Tatap Muka di Kotabaru, Disdikbud Bisa Berkoordinasi dengan SKPD Lintas Sektoral

"Tidak bisa ini dibatasi. Kami sudah merasakan saat PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, lumpuh UKM dan masyarakat menjerit semua," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved