Berita Tapin

VIDEO Terkait Pengawalan dan Pengamanan Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Kasatpol PP Tapin

Kasatpol PP Tapin menyatakan pihaknya bersama damkar, TNI-Polri dan dinas terkait lainnya siap melakukan pengawalan dan pengamanan vaksin Covid-19

Tayang:
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kesiapan pengawalan dan pengaman distribusi Vaksin Covid-19 dari tingkat Provinsi ke tingkat daerah khususnya di Kabupaten Tapin selain datang dari Polres Tapin juga datang dari satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapin. Jumat, (08/01/2021).

Pengawalan dan pengamanan vaksin Sinovac Covid-19 ini diperketat mengingat adanya pengecualian dalam menerima vaksin ini.

Kasat Satpol PP Kabupaten Tapin, H Mahyudin saat ditemui Banjarmasinpost.co.id mengatakan terkait dengan rencana pelaksanaan vaksin covid-19, pihaknya bersama damkar, TNI-Polri dan dinas terkait lainnya siap melakukan pengamanan.

"Kami juga siap untuk melaksanakan sosialisasi, penyegaran dan pengamanan kepada masyarakat yang akan menerima vaksin covid-19," ungkapnya.

Baca juga: VIDEO Pemko Banjarmasin Mengetatkan Disiplin Protokol Kesehatan di Masyarakat

Baca juga: VIDEO Bupati Balangan Serahkan 118 SK CPNS Kabupaten Balangan Formasi 2019

Baca juga: VIDEO Masjid Bambu Kiram, Masjid Bambu Pertama di Banua

Mahyudin mengatakan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan, pihaknya berharap masyarakat bersedia untuk divaksin.

"Bila ada masyarakat yang layak dan memenuhi standar untuk menerima vaksin, tetapi yang bersangkutan menolak, maka upaya yang kita lakukan adalah melalui proses persuasif," lanjutnya.

Terkait persiapan personel satpol PP sendiri, pihaknya mengatakan sebanyak 113 personel akan kita kerahkan.

"Untuk konsep pengamannya, kami menunggu instruksi dari dinas kesehatan. Apakah itu dibagi per kecamatan atau seperti apa. Intinya kami siap mengamankan," tegasnya.

Ia juga berharap dengan adanya vaksin covid-19 ini, penyebaran virus Corona semakin turun khususnya di Kabupaten Tapin.

"Meskipun demikian saya berharap kepatuhan terhadap protokol kesehatan harus tetap dikedepankan," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa selain itu giat operasi Yustisi terus dilaksanakan dan bahkan akan semakin diperketat lagi.

"Untuk operasi yustisi sendiri, sebelum berkembang informasi akan adanya vaksin, kegiatan ini sudah rutin kami laksanakan. Dan untuk Minggu depan, penerapan hukuman terhadap para pelanggar protokol kesehatan akan kita perketat lagi," lanjutnya.

Ia mengakui secara umum pelaksanaan protokol kesehatan di Masyarakat sudah baik dan perlu ditingkatkan lagi.

"Memang akhir-akhir ini kelihatannya agak sedikit kendor oleh karena itu kami sudah mempersiapkan personel untuk lebih mendisiplinkan lagu masyarakat sehingga penyebaran covid-19 berkurang," ungkapnya.

Ia juga berharap masyarakat Kabupaten Tapin untuk lebih menaati lagi protokol kesehatan dan apabila sudah tiba vaksin covid-19 agar kiranya masyarakat mengikuti anjuran dari pemerintah.

(banjarmasinpost.co.id/Stan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved