Wabah Corona

Sudah Divaksin, Kok Masih Terpapar Virus Corona, Ini Penjelasan Dokter Paru

Erlina mengatakan, memang peluang seseorang terjangkit Covid-19 usai divaksin tetap ada

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Prosesi vaksin covid-19 hari pertama di RSUD Dr H Moch Ansari Saleh. Rabu (20/01/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sudah divaksin. Namun kok masih bisa terpapar Virus Covid-19 juga.

Kenapa hal itu bisa terjadi. Apa penyebabnya. Ketua Pokja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan mengungkap penyebab mengapa seseorang bisa tetap terjangkit Covid-19 meski sudah disuntik vaksin.

Menurut dia, kondisi tersebut bisa terjadi karena orang itu sudah terjangkit Covid-19 sebelum tiba masa pemberian vaksin.

"Sudah divaksin, sudah ada kekebalan, tapi dengan kekebalan yang sedemikian rupa akan tetapi kalau terpapar durasinya cukup lama, frekuensinya cukup sering," kata Erlina dalam konferensi persnya, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Peranan Terduga Teroris di Aceh Didalami, Turut Terlibat Kasus Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

Baca juga: Aksi Teroris di Aceh Digagalkan, Densus 88 Temukan Buku Kajian ISIS

"Sehingga viral load atau jumlah virusnya ini banyak maka kekebalannya yang sudah terbentuk itu tidak terlalu mampu (menangkal Covid-19)," ucap dia.

Erlina mengatakan, memang peluang seseorang terjangkit Covid-19 usai divaksin tetap ada. Namun peluang itu sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi.

Oleh karena itu, Erlina menyarankan agar orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Aksi Teroris di Aceh Digagalkan, Densus 88 Temukan Buku Kajian ISIS

"Tapi karena ada unsur kekebalan dan ada perlawanan dalam tubuh juga disitu biasanya kalaupun sakit ringan-ringan saja," ujar Erlina.

Ia juga menegaskan, tidak ada ruginya jika seseorang diberi vaksin Covid-19. Pasalnya, vaksinasi akan bisa mengurangi potensi risiko terpapar Covid-19.

Baca juga: Stimulus PLN Bisa Diakses Lewat Tiga Cara, Klik www.pln.co.id, WhatsApp atau PLN Mobile

Adapun, proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai sejak 13 Januari 2021 lalu.

Dalam proses awal tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang yang pertama kali divaksin Covid-19.

Kini proses vaksinasi sudah mulai dilakukan di seluruh penjuru Tanah Air.

Vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Pratu Roy Vebrianto Ditembak Usai Shalat Subuh, 2 Prajurit TNI Gugur Diberondong Peluru KKB di Papua

Sampai dengan Sabtu (23/1/2021) tercatat ada 172.901 tenaga kesehatan yang telah mengakses untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Namun dari total angka tersebut sebanyak 27.000 tenaga kesehatan batal ataupun ditunda penerimaan vaksinasinya.

Batal atau ditundanya pemberian vaksin pada temaga kesehatan itu disebabkan beberapa alasan.

Mulai dari tingginya tekanan darah saat proses screening, penyintas Covid-19 ataupun sedang menyusui.

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul seseorang-bisa-idap-covid-19-meski-sudah-divaksin-ini-penjelasan-dokter

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved