Berita Tabalong

Persemaian KPH Tabalong Jadi Sarana Edukasi Pelajar dan Masyarkat Umum

Persemaian KPH Tabalong kini juga difungsikan sebagai sarana edukasi baik bagi pelajar dan juga masyarakat umum.

Penulis: Dony Usman | Editor: Syaiful Akhyar
KPH Tabalong
Dua pelajar yang sedang latihan di persemaian KPH Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Keberadaan persemaian KPH Tabalong di Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tak hanya difungsikan untuk budidaya bibit pohon.

Saat ini lokasi persemaian KPH Tabalong juga bisa dijadikan untuk sarana edukasi baik bagi pelajar dan juga masyarakat umum.

Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin, Senin (25/1/2021), menjelaskan, tujuan utama keberadaan persemaian itu memang menyediakan bibit pohon untuk mendukung program Revolusi Hijau.

"Tetapi di samping itu Persemaian KPH Tabalong  juga bisa jadi sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat," katanya.

Baca juga: Program TMMD ke-110 Kodim 1011/Kualakapuas Digelar Maret, Benahi Infrastruktur Desa Saka Lagun

Baca juga: Ribuan Hektare Padi Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Balangan Bantu Benih Padi dan Jagung

Baca juga: PPKM di Banjarmasin Berakhir di Tengah Bencana Banjir, Begini Arahan Wali Kota Banjarmasin

Sehingga masyarakat ataupun pelajar bisa memanfaatkannya untuk belajar bagaimana proses persemaian.

Selain untuk belajar, lokasi persemaian juga bisa dijadikan tujuan wisata edukasi untuk mengenal jenis-jenis pohon.

Misalnya bagi anak-anak TK,  sehingga bisa lebih tahu nama-nama pohon, bagamana proses persemaiannya dan bisa lebih mencintai tanaman.

Saat ini, imbuh Zainal, untuk yang belajar sudah ada dua pelajar SMKN 1 Muara Uya yang magang di persemaian KPH Tabalong.

"Mereka magang selama dua bulan untuk belajar persemaian," katanya.

Kepada pelajar itu diberikan pembelajaran tentang jenis bibit, cara pengembangbiakannya, cara penyiraman.

Kemudian  juga diajarkanmengenal media tanam, campuran media tanam, pembuatan arang sekam, pengenalan jenis pupuk, pembuatan pupuk cair dan 
bahkan  termasuk pula distribusi bibit.

"Jadi harapan kita persemaian itu bukan hanya untuk pemenuhan bibit saja, tetapi juga bisa untuk sarana edukasi," katanya.

Masih menurut Zainal bagi pelajar atau masyarakat yang mau belajar atau berkunjung caranya bisa dengan mengirimkan surat ke KPH Tabalong.

Kemudian karena masih dalam masa pandemi covid 19 maka tentu saja ada pembatasan dan tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved