Berita Kalteng
Pulang dari Misi Sosial di Kalsel, 32 Tim Relawan Kalteng Ini Wajib Rapid Test dan Isolasi Mandiri
Pulang dari melaksanakan misi sosial membantu korban banjir di Kalsel, Tim Relawan Kalteng wajib melaksanakan Rapid Test dan isolasi mandiri
Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebanyak 32 orang yang masuk dalam tim relawan Kalteng untuk misi kemanusiaan dalam membantu korban banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan, saat ini sudah kembali ke Palangkaraya.
Namun, mereka tetap wajib menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan.
Tim relawan dapur umum Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah terdiri berbagai organisasi selama melakukan tugas untuk membantu korban banjir di Kalsel.
Saat tiba di halaman Pusdalops BPBPK Kalteng, tim relawan dapur umum tersebut langsung disemprot cairan disinfektan untuk sterilisasi dan disinfeksi juga dilakukan pengecekan suhu tubuhnya.
Baca juga: Banjir Masih Melanda, Pemko Banjarmasin Pilih Terapkan PPKM Transisi
Baca juga: Suami Istri di Sampit Tepergok Pakai Surat Hasil Rapid Test Palsu, Jaringan Pemalsu Pun Digulung
Sebagai antisipasi penyebaran dan penularan Corona Virus Disease-19 (Covid-19), tim relawan dapur umum melaksanakan Rapid Tes Antigen.
Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah H. Darliansjah, Selasa (26/1/2021) mengungkapkan, tim relawan dalam keadaan sehat dan dan tidak kurang satu apapun saat kembali ke Kalteng.
"Hasil pengcekan suhu tubuh masih normal, semua personil tim relawan dapur umum yang sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh, semua dinyatakan normal dengan suhu tubuh rata-rata 34-35 derajat," ujarnya.
Baca juga: Update Covid-19 di Batola, Satu Orang Positif Covid-19, Sembilan Pasien Covid-19 Sembuh
Sebanyak 32 orang tim relawan dapur umum melaksanakan Rapid Tes Antigen, sebelum kembali ke keluarga dan masyarakat, tim relawan wajib melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah dan dapat melaksanakan tugas-tugas kedinasannya dan pekerjaan melalui Work From Home (WFH).
" Sampai keluar hasil dari Rapid Tes Antigen yang dilaksanakan dengan hasil negatif,” ujar H. Darliansjah. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tim-relawan-kalteng-saat-melaksanakan-tugas-sosial-di-kalsel.jpg)