Breaking News:

Berita Banjarmasin

Luluhlantak Diterjang Banjir, Pasar Hantakan HST Satu-satunya Pasar yang Belum Pulih Pasca Banjir

Dari 17 pasar di Kalsel yang sempat tidak beroperasi karena Banjir. Kini, hanya tersisa pasar Hantakan yang belum beroperasi

ANTARA FOTO/Muhammad Nova
Foto udara kondisi Pasar Hantakan pascabanjir bandang di Desa Alat, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (13/1) malam tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum dan jalan rusak parah serta sembilan orang dinyatakan meninggal dunia dan enam orang lainnya hilang. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada sedikitnya 17 pasar yang terdampak banjir dan tidak bisa beraktifitas saat banjir melanda Kalsel.

Selebihnya, terdampat  41 pasar dilaporkan tergenang namun pasar masih bisa beroperasi. 

Dari sebanyak 17 pasar yang tidak bisa operasional, kini ketika air sudah surut dan mulai pemulihan kembali (recovery), masih tersisa satu pasar yang belum bisa operasional karena lumpuh dan luluhlantak diterjang banjir. 

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani menjelaskan, pihaknya juga melakukan pendataan dan terbaru dilaporkan semua pasar tersebut sudah beraktifitas, kecuali Pasar Desa Hantakan. 

"Untuk Pasar di Hantakan masih proses pembersihan oleh Pemda HST, kegiatan pasar mingguan utuk sementara ditempat kan di lokasi lain," kata Birhasani. 

Sungai Masih Bercampur Lumpur, Kebutuhan Air Bersih di Hantakan HST Masih Tergantung Bantuan 

Terjunkan 10 Trail, Smote Ireng Tabalong Berhasil Buka Akses ke Lokasi Terisolir di Hantakan HST

Pihaknya juga sudah lakukan peninjauan langsung ke lokasi pasar di HST.

Pihaknya, juga  sudahmenyampaikan langsung kepada Wakil Bupati HST dan Kadis Perindag HST untuk segera mengajukan usulan pembangunan pasar tersebut melalui Program Pembangunan/Revitalisasi pasar Kemendag RI.

Begitu pula usul bantuan tenda untuk pedagang, sementara menunggu perbaikan. Mengingat pembangunan dan pengelolaan pasar adalah kewenangan Pemda Kabupaten/kota, maka usulannya harus dari Pemda setempat.

Update Banjir Kalsel di HST, Tujuh Meninggal Dunia Diidentifikasi Warga Hantakan, Enam Masih Hilang

"Meski begitu, saya sudah bicara langsung dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, agar pembangunannya prioritaskan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag tahun 2021/2022, " kata Birhasani. 

Karena itu, syukur Alhamdulillah beliau siap membantunya. Kini tinggal menunggu usulan dari Pemda HST ke Pusat melalui Didag Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved