Berita Banjar
Masjid Bambu Kiram Disebut Tak Mirip Dengan Desainnya, Ini Penjelasan PUPR Kalsel
Pembangunan masjid Kiram KH Abdul Qodir Hasan Desa Kiram Kabupaten Banjar kini telah rampung pembangunannya
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Masjid bambu Kiram KH Abdul Qodir Hasan di Desa Kiram Kabupaten Banjar kini telah rampung.
Namun bangunan masjid bambu pertama di Kalsel ini dianggap tak mirip dengan desain awalnya yang sebelumnya dipajang di lokasi proyek.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Agung Dewanto mengatakan, masjid yang sudah rampung kini sudah sesuai dengan desain awal. Itu bisa dilihat, dengan adanya desain ujung lanting di sungai.
"Iya sudah mirip saja itu," ujarnya,Selasa (9/2/2021).
• KalselPedia - Uniknya Masjid Bambu Kiram Kabupaten Banjar, Masjid Bambu Pertama di Banua Kalsel
• KalselPedia - Masjid Bambu Diresmikan Bertepatan dengan HUT Pemprov Kalsel
Seperti tampak pada gambar desain ujung lanting berada di satu sisi, dan sisi lain juga tampak memanjang meski tak meruncing.
Sementara ada kabar masjid bambu dibuat dengan bahan bambu dari luar Kalsel dibenarkannya.
"Ya sebagian impor, impor dari Jawa," tambahnya.
Masjid Bambu ini merupakan kado istimewa dipersembahkan Pemprov Kalsel di Hari Jadi ke-70 Provinsi Kalimantan Selatan, pada 14 Agustus 2020.
Kado itu berupa masjid bambu yang baru satu satunya berada di Kalsel.
Masjid ini diharapkan menjadi fasilitas tambahan atau pelengkap di Wisata Alam Kiram Kabupaten Banjar sekaligus menjadi ikonik wisata baru di Kalsel. Serta membawa berkah dan menambah nilai religi bagi masyarakat di Kiram dan di Banua umumnya.
Masjid ini diberi nama Masjid Bambu Kiram KH Abdul Qodir Hasan.
Masjid ini, diresmikan kala itu adalah Gubernur Kalsel, H Sahbirin dan perwakilan Forkompinda Kalsel, serta sejumlah tokoh alim ulama, termasuk KH Wildan Salman alias Guru Wildan turut serta ikut melakukan peletakan batu pertama di Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.
Masjid dibangun di atas lahan seluas 7900 meter persegi. Masjid Bambu Kiram dibangun dua tingkat dengan anggaran Rp 11,9 miliar.
Arsiteknya yang menonjol mengambil contoh ciri khas Masjid tertua di Kalsel yakni Masjid Sultan Suriansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mesjid-bambu-di-desa-kiram.jpg)