Breaking News:

Berita Banjarbaru

Program Sekolah Penggerak di Kota Banjarbaru, Begini Harapan Orangtua Siswa

Sekolah penggerak di Banjarbaru diharapkan bisa menjadi panutan dan menginspirasi sekolah lainnya dengan programnya yang inovasi dan partisipatif.

istimewa
Nurkhalis Anshari, anggota DPRD Banjarbaru 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Walau belum mendapat pengetahuan yang lebih soal program sekolah penggerak (PSP) namun sejumlah orangtua dan siswa mengaku berharap sekolahnya terpilih.

Seperti diinginkan salah satu orangtua siswa SD, Nurkhalis Anshari mengatakan sekolah penggerak bisa menjadi panutan dan juga inspirasi bagi yang lainnya.

"Sehingga dari sekolah penggerak ini bisa lahir program-program partisipatif, unik dan juga banyak inovasi," kata orangtua M. Ghazi Rafif Anshari kelas IV SDIT di Kota Banjarbaru ini.

Anggota DPRD Banjarbaru ini menambahkan hingga kini orangtua memang belum banyak mengetahui soal Program Sekolah penggerak ini.

Baca juga: Unggahan di Medsos Berbau Pedofilia Hebohkan Warganet, Tersangka Diamankan Satreskrim Polres Tapin

Baca juga: Sempat Viral, Masjid Baiturrahman Mandastana Batola Tergenang Banjir, Tapi Airnya Sangat Jernih

Baca juga: Laporan Masuk Aplikasi Cangkal, Polsek Banjarbaru Kota Amankan Ibu Muda Edarkan Alkohol Tanpa Izin

"Belum. Mungkin baru sampai tingkatan sekolah saja," timpal dia.

Salah satu siswa SMPN 3 Banjarbaru, Devi menganggap sekolah penggerak, salah satu cara untuk mewujudkan dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

"Program ini sangat bagus saya berharap sekolah saya ikut dan mudah mudahan bisa terpilih," kata Devi.

Untuk SMP di Banjarbaru hanya ada dua kuota program sekolah penggerak oleh sebab itu dia yakin SMPN 3 Banjarbaru menjadi salah satunya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi meluncurkan program Sekolah Penggerak, Senin (1/2).

Program ini merupakan upaya Kemendikbud untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta karakter.

Kendati demikian, program Sekolah Penggerak bukan memilih sekolah favorit atau sekolah unggulan, melainkan untuk mendorong transformasi sekolah-sekolah lainnya, baik negeri dan swasta lainnya untuk menjadi Sekolah Penggerak.

Ada banyak manfaat untuk sekolah bisa mengikuti Program Sekolah Penggerak. Dua di antaranya adalah meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu tiga tahun serta meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru.

Nantinya, sekolah akan mendapatkan pendampingan dilakukan selama tiga tahun ajaran dan sekolah melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.

(banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved