Breaking News:

Berita Banjarmasin

Narkoba di Kalsel, BNNP Blender 8 kg Lebih Sabu dan 357 Ekstasi

BNNP Kalsel blender 8 lebih Sabu dan 357 ekstasi, barang bukti yang dimusnahkan hasil pengungkapan enam kasus bulan Januari hingga Pebruari 2021.

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Sejumlah pihak yaitu Perwakilan Kejaksaan Negeri, Polda Kalsel dan BPOM di Banjarmasin ikut serta dalam pemusnahan barang bukti TP narkotika yang digelar BNNP Kalsel 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika jenis sabu dan ekstasi, Kamis (25/2/2021).

Berlokasi di Aula Kantor BNNP Kalsel, Jalan DI Panjaitan, Kota Banjarmasin, sebanyak 8.883 gram sabu dan 357 butir ekstasi dilarutkan dan dihancurkan menggunakan blender.

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Jackson Lapalonga memimpin pemusnahan barang bukti narkotika yang dilaksanakan bersama sejumlah unsur penegak hukum lainnya.

Termasuk Perwakilan dari Polda Kalsel, Kejaksaan Negeri serta dihadiri pula oleh Perwakilan Balai Besar POM di Banjarmasin.

Baca juga: Narkoba di Kalsel, Polisi Amankan 4 Orang dan 1 Kg Sabu di Banjarmasin

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kalsel Blender Puluhan Kilogram Sabu, Para Tersangka Ikut Menyaksikan

Brigjen Pol Jackson mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil dari pengungkapan enam kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika oleh Jajaran BNNP Kalsel sepanjang bulan Januari hingga Pebruari Tahun 2021.

Dimana dari enam kasus tersebut, diamankan dua belas tersangka yang sepuluh di antaranya dihadirkan dalam kegiatan pemusnahan.

"Dari enam kasus ini kami menahan sejumlah dua belas tersangka. Sepuluh dihadirkan, dua statusnya napi di Karang Intan," kata Brigjen Pol Jackson.

Para tersangka yang dihadirkan terlihat hanya bisa termenung melihat barang haram yang menyebabkan mereka kehilangan kebebasan dimusnahkan.

Baca juga: Sempat Disiapkan di Tanahbumbu, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanbu digelar di Banjarmasin

Baca juga: Banjar Corner dan Melayu Corner UIN Antasari Diresmikan, Ada Tulisan Tangan Syekh Arsyad Al Banjari

Pemusnahan ini kata Brigjen Pol Jackson dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban BNNP Kalsel kepada masyarakat dalam penindakan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Pemusnahan ini wajib dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungkawaban kami dalam penindakan tindak pidana narkotika. Bahwa barang bukti harus segera dimusnahkan selain disisihkan sebagai bukti di proses persidangan," bebernya.

Pada momen ini Brigjen Pol Jackson mengungkapkan, dari pengalamannya menangani kasus-kasus narkotika, diperkirakannya masih ada dua atau tiga kali lipat bahkan lebih barang haram yang masih beredar dibanding jumlah yang sudah diamankan.

Karena itu, Ia memastikan BNNP Kalsel akan terus berupaya melakukan pengungkapan-pengungkapan tindak pidana terkait narkotika untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika khususnya di Kalsel.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar jangan sampai menyalahgunakan apalagi ikut dalam transaksi barang haram hanya karena tergiur dengan iming-iming semu yang sebenarnya sangat merugikan.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved