Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Kedelai Naik Lagi, Perajin Tahu dan Tempe di Kalsel Tak Berani Naikan Harga

Harga kedelai di Kalsel naik lagi dari Rp 9800 per kilogran menjadi Rp 9900 perkilogram

Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Perajin tahu di Kalsel mengeluhkan naiknya harga kedelai, Jumat (5/3/2021). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARMASiN - Harga kedelai semakin membuat perajin Tempe dan Tahu di Kalsel kesulitan untuk tetap berproduksi.

Jika di bulan Februari harga kedelai diharga Rp 9800 per kilogram, di Maret 2021 ini ada kenaikan seratus rupiah sehingga per kilo kedelai Amerika menjadi Rp 9900. 

Naiknya harga kedelai ini, dipicu karena indek harga kedelai International yang juga naik.

"Naiknya memang bertahap. Naik 100 rupiah jika dibandingkan bulan kemarin. Dan saya tegaskan kenaikan ini karena dipengaruhi harga internationalnya, buka karena Covid-19 dan Banjir," kata pedagang dan juga distributor Kedelai di Pasar Arummanis, Sony, Jumat (5/3/2021) kepada BPost. 

Baca juga: Harga Kedelai Naik Lagi,  Perajin Tahu dan Tempe Pilih Setop Produksi

Baca juga: Imbas Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Batola Ini Perkecil Ukuran

Baca juga: Harga Kedelai Naik Rp 1000, Perajin Tempe di Banjarbaru Terpaksa Kurangi Volume

Sony menceritakan, naiknya harga kedelai memang kedelai di awal tahun 2020 Rp 7000.

Namun, setiap bulan naik harganya hingga di akhir tahun ke awal tahun 2021 ini harga terus naik dan sekarang dijual 9.900 untuk Kacang Kedelai Amerika Cap Bola.

"Kami stok masih ada 50 ton di pasar Lima Banjarmasin. Kami tegaskan ini naik karena harga pasar di internasional, kalau naik jadi ikut naik," kata Sonny. 

Sementara pengusaha tempe Rizky, Nurhamid menjelaskan sebulan ya habis tiga karung kedelai. Namun karena kedelai harganya naik maka terpaksa ukurannya dipotong per kecil. 

"Gak berani menaikkan harga karena banyak saingan," kata Nurhamid di Kebun Karet, Banjarbaru.

Hal Senada di jelaskan penjual tahu tempe di Jalan Palm Banjarbaru, April juga membenarkan bahwa tempe ikut kecil.

Baca juga: Balas Dendam, China Hentikan Impor Kedelai dan Babi dari Amerika Serikat

"Per kotak plastik itu 5 ribu. Ukurannya tambah kecil. Kalau tahu memang segitu tambah kecil dan memang kedelai ya katanya yang mahal," kata April penjual tahu tempe di toko kelontong di Jalan Pam Banjarbaru. 

Adapun Kepala Dinas Perdagangan Pemprov Kalsel, Birhasani membenarkan bahwa harga kedelai naik. Naiknya disebabkan karena harga global. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved