Sport
Pelatih Tenis Kalsel Terus Cari Bibit Atlet di Sekolah-sekolah
Pelatih tenis Kalsel mencari bibit atlet mulai tingkat TK dan SD supaya mudah melatih yang kemudian dimasukkan ke Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar
Penulis: Irfani Rahman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Beberapa anak-anak tampak terlihat berlatih penuh semangat di Lapangan Tenis Pelajar Mulawarman dan Lapangan Tenis Dharma Praja, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Hampir setiap hari, anak-anak ini berlatih dengan serius. Meski, jiwa anak-anak masih ada dan sesekali mereka bercanda.
Diantara para anak-anak ini bahkan memiliki prestasi yang membanggakan, baik pada Popda hingga nasional.
Siapa sangka, kebanyakan para anak-anak ini adakah rekrutan dari sekolah-sekolah dan kemudian bergabung pada Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD).
Baca juga: Empat Petenis Muda Kalsel Juara di UTR Malang
Baca juga: Ikuti Event UTR Malang, Hari Ini Petenis Kelompok Umur Bertolak ke Jawa Timur
Terlihat, Pelatih tenis kalsel ini mengarahkan para anak-anak tentang cara memukul hingga bermain tenis dengan baik. Mereka dilatih Syafrudin SPd dan Bambang Arisudewo SPd.
Saat diajak berbincang di Lapangan Tenis Dharma Praja, Syarifudin mengungkapkan mereka selama ini melatih dan membina atlet PPLPD Kalsel dimana program ini dibawah Dispora Kalsel.
Terbentuknya PPLPD termasuk tenis lapangan sekitar 2013, sampai sekarang. Dalam pembinaan atlet PPLPD beberapa atlet akhirnya sampai mewakili PON dan nasional lainnya, Reza Fahriadi, Rosanti Dewi , Zahra, Ema dan lain-lain
Dirinya pun mencari bibit-bibit petenis muda bukan di klub. "Karena aku seorang guru olahraga dulunya jadi aku mencari melalui sekolah-sekolah. Karena kita guru-guru olahraga kita di dalam ada forum guru olahraga di situ kita beritahukan," papar Syafrudin yang sekarang sudah pensiun ini.
Baca juga: Baru Terbentuk, Baveti Rangkul Atlet Tenis Veteran dan Masyarakat Penggemar Tenis
Baca juga: Pasca Terendam Banjir, Lapangan Tenis Darma Praja di Banjarmasin Dibersihkan
Dimana ia beritahukan ke guru-guru jika ada anak-anak berbakat tolong bawa dan mereka kumpuilkan latihan di lapangan Mulawarman untuk dilatih dari awal.
Calon atlet dicari dari tingkat SD. Sebab, jika sudah besar, tak maksimal melatihnya.
"Mencari bibit- bibit sudah besar, tidak maksimal melatih. Jika dari TK dan SD, akhirnya betul-betul bagus berprestasi," ucap pelatih yang sekarang berusia 65 tahun ini.
Apalagi jika latihan rutin dan didukung oleh orangtua dan sang anak ada kemauan untuk berlatih, tentu calon atlet ini bakal berkembang.
(Banjarmasinppst.co.id/Irfani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelatih-tenis-di-kalimantan-selatan-syafrudin-spd-06032021.jpg)