Berita Banjarmasin

Ajak Pemuda Budidaya Belut, Anggota DPRD Kalsel Terpaksa Datangkan Bibit dari Luar Kalimantan

Anggota DPRD Kalsel Firman Yusi mengajak pemuda di Muara Uya Tabalong untuk budidaya belut. Ia pun harus mendatangkan bibit dari luar Kalimantan

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Humas DPRD Kalsel
Anggota DPRD Kalsel, Yusi Firman mengajak pemuda di Muara Uya Tabalong mengembangkan budidaya belut, Senin (8/3/2021). 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menfasilitasi anak muda untuk turut berwirausaha Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Firman Yusi memberikan 15 kilogram bibit belut untuk sepuluh kolam milik komunitas anak muda Desa Palapi Kecamatan Muara Uya Tabalong.

Firman mengatakan, usaha budidaya belut masih memiliki peluang pasar.

Hal itu bisa dibuktikan dengan kebutuhannya yang masih cukup besar di pasar lokal.  

"Nanti dulu kita bicara bahwa Kalsel sudah mulai mengeksport belut, memenuhi kebutuhan pasar lokal saja, saya yakin usaha ini cukup menjanjikan," ujarnya, Senin (8/3/2021).

Baca juga: ASN di DPRD Provinsi Kalsel Diberikan Izin Dampingi Dewan Kunjungan Kerja

Baca juga: Waket DPRD Kalsel Usulkan Dua Program ke Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi

Dari 10 kolam budidaya belut masing-masing bak dapat menghasilkan hingga 200 kilogram belut sekali panen.

Diharapkan nanti saat panen, komunitas ini akan memanen sekitar 2 ton belut. 

Kapasitas produksi ini, masih sangat mungkin untuk ditingkatkan menjadi hingga 500 kilogram belut per kolam.  

"Kendalanya memang masih sulitnya mendapatkan bibit, bahkan untuk kegiatan ini bibitnya kita datangkan dari luar Kalimantan hingga biayanya cukup tinggi," ungkap Firman.

Tapi, pihaknya juga tengah berusaha untuk mengembangkan usaha penyediaan bibit belut hingga kedepan tidak akan mengalami kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan bibit belut di Kalimantan Selatan.

Menurut Firman,  anak mudaharus diberi ruang cukup luas untuk mengembangkan dirinya, termasuk diantaranya belajar berusaha mandiri.

Anak muda, juga harus berani bermimpi dan peka terhadap kondisi disekitarnya.

"Wirausaha muda harus mampu melihat peluang dari kondisi di sekitarnya untuk dimanfaatkan menjadi usaha baru,"tegasnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel ini berharap, kegiatan yang telah dirintisnya ini dapat direplikasi di daerah-daerah lain dan dalam bentuk usaha yang lain hingga ketergantungan lapangan pekerjaan pada sektor industri dapat dikurang. 

"Wirausaha muda juga nanti dipastikan akan membantu menyerap angkatan kerja,"ungkapnya.

Baca juga: Datangi Anjir Pasar Batola, Ketua DPRD Kalsel Sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana

 Sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, iasangat berharap kegiatan seperti ini nantinya akan mendapat dukungan dari pemerintah provinsi hingga bisa diaplikasikan di banyak desa di Kalimantan Selatan.

"Pengembangan wirausaha muda ini juga sekaligus merupakan usaha kita keluar dari dampak bencana Pandemi covid 19 yang sampai sekarang masih menghantui kita," pungkasnya.
(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved