Kisruh Partai Demokrat

Mahfud MD Ungkap Reaksi Presiden Jokowi Saat Tahu Moeldoko Terlibat KLB Partai Demokrat

Dalam kisruh partai Demokrat nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut tereret gegara KSP Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat. Begini reaksinya

DOK.Universitas Indonesia
Presiden Jokowi.Mahfud MD Ungkap Reaksi Presiden Jokowi Saat Tahu Moeldoko Terlibat KLB Partai Demokrat 

Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kisruh Partai Demokrat kian memanas. Terlebih setelah terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam kisruh partai berlambang mercy ini, nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun ikut terseret. Hal itu lantaran keterlibatan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moledoko dalam KLB Partai Demokrat.

Seperti diketahui, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB Partai Demokrat. Jokowi sebagai atasan pun disebut telah memberikan restu.

Baca juga: Delapan Ketua DPC Partai Demokrat di Kalsel Resmi Dipecat, DPD Demokrat Kalsel Tunggu Plt Ketua DPC

Baca juga: Bupati Banten Bakal Kirim Santet ke Moeldoko, Iti Octavia Jayabaya Marah Demokrat Diobok-obok

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan tak ada satu pun yang mengetahui Kepala KSP Moeldoko terlibat KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mahfud MD bahkan menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tak pernah tahu terkait hal itu.

Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025.
Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025. (ANTARA FOTO/ENDI AHMAD)

Sebagai informasi, imbas KLB Deli Serdang, kini Partai Demokrat terbagi menjadi dua yakni kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Moeldoko.

Akibatnya kedua kubu saat ini saling klaim legalitas keberadaan mereka.

Pihak DPP Partai Demokrat menganggap KLB tersebut ilegal lantaran tidak sesuai AD/ART partai.

Sementara KLB di Deli Serdang menyatakan AHY otomatis demisioner usai Moeldoko ditetapkan sebagai ketua umum.

Mahfud telah menyampaikan bahwa sejauh ini konflik Partai Demokrat merupakan masalah internal.

Pertikaian tersebut belum menjadi masalah hukum karena pihak penyelenggara KLB belum meminta pengesahan baru.

"Sebab belum ada laporan atau permintaan legalitas hukum baru kepada Pemerintah dari Partai Demokrat," cuitnya melalui akun twitter @mohmahfudmd, Sabtu (6/3).

Lantas bagaimana tanggapan Jokowi sebenarnya terhadap keterlibatan Moeldoko?

Dilansir dari program acara Mata Najwa pada Kamis (11/3), Najwa Shihab selaku host mempertanyakan sikap Presiden Jokowi tersebut.

"Apakah Pak Jokowi mengetahui dan merestui keterlibatan Moeldoko?" cecar Najwa Shihab.

Baca juga: Tolak KLB di Deli Serdang, DPC Demokrat Banjarmasin Tegaskan Tetap Bersama AHY

Baca juga: Bupati Banten Bakal Kirim Santet ke Moeldoko, Iti Octavia Jayabaya Marah Demokrat Diobok-obok

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved