Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Jelang Putusan MK, Tim AnandaMu : Semoga Keputusan Pilkada Kobar 2010 Terulang di Banjarmasin

Menjelang putusan MK terkait gugatan sengketa Pilkada Banjarmasin, Tim AnandaMU berharap Keputusan Pilkada Kobar 2010 Terulang di Banjarmasin

kompasiana
llustrasi-Gedung MK 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahkamah Konstitusi (MK) RI dalam waktu dekat akan membacakan keputusan terkait dengan sengketa Pilkada Banjarmasin 2020.

Sekedar diketahui hasil Pilwali Banjarmasin 2020 berlanjut dengan sengketa di MK, setelah pasangan calon (paslon) Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) mengajukkan gugatan.

Sidang di MK pun telah beberapa kali digelar secara online, bahkan sudah sampai tahap pembuktian belum lama tadi.

Setelah beberapa kali menggelar sidang, perkara dengan nomor 21/PHP.KOT-XIX/2021 ini pun diagendakan akan diputuskan oleh MK pada Senin (22/3/2021) pagi.

Baca juga: Tim AnandaMu Siap Ungkap Bukti Baru Dugaan Kecurangan Petahana di Pilkada Banjarmasin pada Sidang MK

Baca juga: Sengketa Pilkada Banjarmasin 2020 di MK ke Pembuktian, Tim AnandaMu Siapkan Bukti Tambahan

Dan menjelang pembacaan putusan sengketa oleh MK tersebut, tim hukum AnandaMu pun berharap hakim mengabulkan gugatannya yakni mendiskualifikasi paslon petahana yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor.

Salah seorang tim hukum AnandaMu, Muhammad Rizky Hidayat mengatakan bahwa penambahan alat bukti serta keterangan saksi dan saksi ahli pada saat sidang pembuktian diharapkan bisa meyakinkan hakim terkait dugaan pelanggaran dalam Pilwali Banjarmasin 2020 secara Terstuktur Sistematis dan Masif (TSM).

Pasalnya, semua alat bukti yang diserahkan tim hukumnya beserta keterangan saksi dan saksi ahli semakin memperkuat pembuktian dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak terkait. 

"Saya meyakini hakim MK melihat masalah yang kami hadapi sangat nyata, bisa dirasakan dan Terpenting adalah hakim MK punya hati nurani untuk melaksanakan tugasnya sebagai the guardian of constitution,"katanya kepada banjarmasinpost.co.id.

Ia menambahkan, diharapkan pula MK bisa memutus dengan seadil-adilnya agar menjadi preseden yang baik bagi perjalanan pesta demokrasi di Indonesia.

Lebih jauh, Rizky Hidayat pun berharap sejarah yang pernah terjadi pada sengketa Pilkada Kotawaringin Barat 2010 bisa terulang.

Halaman
12
Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved