Breaking News:

Berita Tabalong

Terbitkan Kartu Kendali, Disperindag Tabalong Terus Pantau Pangkalan Elpiji 3 Kg

Meski telah menerbitkan kartu kendali, Disperindah Tabalong tetap mengawasi pangkalan elpiji 3 kg

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Disperindag Tabalong untuk BPost
Kadisperindag Tabalong Husin Ansari, Camat Haruai dan Kapolsek Haruai perlihatkan tabung Elpiji 3 kilogram, minggu (21/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Meski telah membuat kartu kendali yang diperkuat dengan terbitnya regulasi berupa Perbup Tabalong No 20 tahun 2021, pengawasan terhadap pangkalan gas Elpiji 3 kgjuga terus dilakukan.

Pengawasan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong bersama pihak terkait ini ditujukan agar tidak ada pangkalan yang berbuat nakal.

Dalam pengawasan ini Disperindag akan langsung menindaklanjuti bila ada laporan yang masuk terkait dugaan pangkalan yang menyalahi ketentuan.

Kadisperindag Tabalong, Husin Ansari, mengakui memang ada pangkalan yang sudah mereka datangi untuk dilakukan pembinaan.

Baca juga: Agen Elpiji 3 kg Bandel Tak Setorkan Data Penerima, Pemkab Tala Ancam Layangkan Teguran Tertulis  

Baca juga: Awasi Distribusi Gas Elpiji 3 Kg, Kapolsek Banjarmasin Utara Datangi Kelurahan Sungai Andai

"Sampai saat ini belum ada yang kita laporkan ke Pertamina, karena setelah kita beri nasehat mereka mengikuti imbauan kita," ujarnya.

Namun apabila setelah dilakukan pembinaan dan ternyata dalam pengawasan masih didapati mengulangi kesalahan maka pihaknya tak segan melaporkan ke Pertamina.

Ini agar pangkalan yang berbuat curang tersebut bisa mendapatkan sanksi atau dicabut izin operasionalnya.

Husin juga menegaskan, untuk saat ini pihaknya juga menekan ke pangkalan tidak boleh lagi ada yang menjual gas 3 kilogtam ke warung-warung.

Apabila ada kedapatan maka pangkalan tersebut akan diberikan tindakan karena melakukan pelanggaran.

Baca juga: Antre Elpiji 3 KG, Ratusan Warga di Banjarmasin Baris Hingga ke Jalan

Diketahui untuk memastikan soal gas LPG 3 kilogram, Disperindag Tabalong sejak beberapa waktu lalu membuka ayanan pengaduan dugaan penyimpangan perdagangan BBM dan gas LPG 3 kilogram.

Layanan aduan yang mereka siapkan berupa nomor whatsapp dan telah disebarluaskan, salah satunya melalui media sosial. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved