Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

MK Perintahkan PSU di 3 Kelurahan di Banjarmasin, Begini Tanggapan Tim Pemenangan AnandaMu

Ketua Tim Kampanye dan Pemenangan Paslon Ananda-Mushaffa (AnandaMu), Hendra menyatakan menghormati putusan MK terkait sengketa Pilkada Banjarmasin

YouTube MK RI
Siaran langsung pengucapan putusan PHP Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Tahun 2020 oleh MK RI, Selasa (22/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya memerintahkan KPU Kota Banjarmasin untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. 

Putusan ini dibacakan Hakim MK dalam sidang pengucapan putusan perselisihan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Tahun 2020 yang disiarkan secara langsung, Senin (22/3/2021).

Terhadap putusan MK tersebut, Ketua Tim Kampanye dan Pemenangan Paslon Ananda-Mushaffa (AnandaMu), Hendra menyatakan menghormati putusan tersebut. 

Meski akan dilaksanakan PSU di tiga Kelurahan, Hendra tak menampik bahwa bukan hal yang mudah untuk bisa mengejar selisih perolehan suara Paslon Ibnu Sina - Ariffin. 

Baca juga: Breaking News: Hasil Sidang MK Sengketa Pilkada Banjarmasin 2020, PSU 3 Kelurahan di Banjarmasin

Baca juga: Ketua KPU Kalsel Sebut Anggaran PSU Pligub Kalsel Masih Dihitung

Dimana diketahui selisih perolehan suara antara Paslon Ibnu Sina-Ariffin dan Paslon AnandaMu sebagai pihak pemohon kurang lebih terpaut 16 ribu suara. 

"Memang tidak mudah, tapi harus tetap semangat karena memang setiap putusan MK harus dihormati," kata Hendra dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id usai pengucapan putusan MK, Senin (22/3/2021).

Meski demikian Hendra tetap melihat adanya peluang, khususnya kata dia jika dapat memaksimalkan partisipasi pemilih di tiga kelurahan tersebut saat PSU dilaksanakan. 

Baca juga: Jabatannya Belum Berakhir, Ini Kata Safrizal Terkait PSU Pilgub Kalsel

"Ya sebenarnya kalau hitung-hitungan Kelurahan Murung Raya 23 TPS, Basirih Selatan 28, Mantuil 29 TPS kemudian beberapa waktu lalu di sana masih banyak yang golput jadi kami akan upayakan meningkatkan partisipasi pemilihnya," beber dia. 

Selanjutnya menurut Hendra, pihaknya akan berkoordinasi dengan Paslon dan Tim Hukum Paslon untuk menentukan langkah-langkah penting yang akan diambil menghadapi PSU yang akan dilaksanakan maksimal 30 hari setelah putusan dibacakan.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved