Pilkada Kalsel 2020

Golkar Wajibkan Keluarga Kader Mencoblos Saat PSU Pilgub Kalsel

Partai Golkar Kalsel perintahkan kader dan keluarga mencoblos BirinMu saat PSU. Juga, konsolidasi dengan partai pendukung untuk menangkan Paslon 01.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Ketua Pemenangan Pemilu (PP) DPP Partai Golkar Kalimantan Selatan, Bambang Heri Purnama. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur Kalimantan Selatan, Partai Golkar akan meningkatkan partisipasi pemilih.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua Pemenangan Pemilu (PP) Kalimantan DPP Partai Golkar Kalsel,  Bambang Heri Purnama, yang menyatakan seluruh kader akan merapatkan barisan untuk memenangkan Paslon nomor urut 01 Sahbirin-Muhidin.

"Sesuai instruksi DPP, seluruh kader Partai Golkar Kalsel wajib memenangkan paslon nomor urut 1," ucapnya optimis Rabu (24/3/2021).

Seluruh keluarga kader yang berada di daerah PSU, wajib turun ke TPS untuk mencoblos BirinMu.

Baca juga: PSU Pilgub dan Pilwali Banjarmasin 2020, Bawaslu Siap Berburu Ratusan Pengawas Adhoc

Baca juga: Bawaslu Banjar Datangi Gedung DPRD untuk Persiapan Pengawasan PSU Pilgub Kalsel

Semua kader Golkar di daerah pemilihan harus wajib turun ke daerahnya dan mengajak keluarga dan kerabatnya untuk memilih.

Untuk PSU di masa Ramadhan 1442 H, menurut  Bambang Heri, tergolong berat. Pasalnya, ada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H membuat masyarakat bisa saja pulang ke kampung halaman dan tidak mencoblos. Padahal suara masyarakat sangat diperlukan untuk kemenangan.

Sementara itu, terkait perombakan struktur pemenangan BirinMu yang santer terdengar, dikatakan Bambang Heri, masih belum perlu.

Kemudian ditambahkan Koordinator Bidang Pemenangan DPD Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi, konsolidasi  yang dilakukan adalah untuk tim partai untuk pemenangan. Bukan tim pemenangan.

Baca juga: PSU di 3 Kelurahan, Wakil Wali Kota Banjarmasin Petahana Arifin Noor Hormati Keputusan MK

Baca juga: Telan Anggaran Belasan Miliar untuk PSU Pilgub Kalsel 2020, DPRD Minta Segera Selesaikan Hitungan

Setelah itu, ujarnya, Golkar akan melakukan kosolidasi kembali dengan partai koalisi terkait perombakan tim di tubuh pemenangan.  "Nanti hal tersebut akan dirapatkan kembali, bersama partai koalisi," timpalnya.

Ditemui di tempat terpisah, hal senada disampaikan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Kalsel, Supian HK. Dikatakan, memang akan dilakukan konsolidasi mendalam dengan partai koalisi untuk menyusun strategi pemenangan.

Disebutkannya, Paslon 01 diusung Partai Golkar, PAN, PDIP, Nasdem, PKS, PKB. Jika ditotal, memiliki suara mempuni. Serta, didukung PSI, PKPI dan Perindo.

Semua itu diperhitungkan mampu mendulang kembali suara di 7 kecamatan yang melakukan PSU. "Kami akan gerakkan mesin partai," tegasnya.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel Melewati Ramadan, Denny Berharap Jadi Momentum Tangkal Politik Uang dan Kecurangan

Baca juga: Amankan PSU Pilkada Kalsel 2020, Polda Kalsel Alokasikan Dua Personel di Tiap TPS

Meski berdasarkan keputusan MK dari daerah yang tidak melakukan PSU, di atas kertas paslon H2D unggul sekitar 22.289 ribu suara, namun kubu BirinMu mengaku tetap optimis mendapatkan suara dari sekitar 266 ribu pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Harapan kami, dari angka tersebut kami mampu mendulang 60-70 persen suara. Kami optimis menang," ujarnya.

Supian menyampaikan dimulai hari ini pihaknya akan segera turun (door to door) ke masyarakat untuk mengkampanyekan Paslon urut 1, mengingat angka golput pada Pilgub 2020 lalu terbilang cukup tinggi, sehingga partisipasi pemilih perlu dimaksimalkan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved