Breaking News:

Belajar Tatap Muka Kalteng

Sejumlah Sekolah di Sampit Mulai Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Belajar Tatap Muka Kalteng, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalimantan Tengah, mulai memberlakukan sekolah tatap muka di sekolah

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Belajar tatap muka Kalteng, Sekolah di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah sudah melaksanakan belajar dengan tatap muka di sekolah. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Belajar Tatap Muka Kalteng, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalimantan Tengah, mulai memberlakukan sekolah tatap muka di sekolah meskipun pelaksanaannya dilakukam secara ketat sesuai dengan Protokol Kesehatan yang diatur oleh Satgas Penanganan Covid-19 serempat.

Pantauan hingga, Rabu (24/3/2021) sejumlah sekolah mulai melakukan penyelenggaraan proses belajar mengajar dengan cara tatap muka seperti diperguruan Muhammadiyah di Jalan Ahmad Yani Sampit, SDN-3 Sampit, SMK Negeri 4 Sampit dan beberapa sekolah negeri dan swasta di Sampit lainnya.

Sejumlah orang tua mengaku senang anak-anak mereka kembali belajar secara tatap muka di sekolah, karena selama ini mereka juga dipusingkan dengan belajar daring, terutama untuk anak sekolah dasar."Yang sekolah itu bukan anak, tetapi saya sendiri yang sekolah, karena gurunya memberikan tugas kepada saya, sehingga saya turut membantu anak mengerjakannya,"ujar Yati salah satu orang tua siswa.

Sementara itu, Ketua Harian Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Multazam, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan belajar tatap muka di sejumlah sekolah di Sampit membanarkannya dan sudah berjalan dalam beberapa hari ini.

Baca juga: Tarif Pedangdut Cupi Cupita Saat Karaoke Picu Reaksi Nikita Mirzani, Dinar Candy: LC Apa Gimana?

Menurut Multazam, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan belajar disekolah secara tatap muka tersebut, dan meminta kepada pihak sekolah agar benar-benar ketat dalam mengawasi anak-anak atau pelajar yang sedang melakukan belajar tatap muka tersebut.

"Kami akan terus melakukan evaluasi , setelah adanya kebijakan sekolah boleh menggelar, belajar dengan cara tatap muka, dengan aturan protokoler kesehatan yang memang sudah ditetapkan sesuai ketentuan. Terutama mencuci tangan, pakai masker, cek suhu badan, menjaga jarak serta ketentuan lainnya yang telah diatur," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved