Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Dihitung Ulang, Anggaran PSU Pilgub Kalsel  Membengkak Jadi Rp 23 Miliar

Anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel membengkak. Dari sebelumnya, Rp 19 Miliar kini bertambah menjadi Rp 23 miliar.

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel membengkak. Dari sebelumnya, Rp 19 Miliar kini bertambah menjadi Rp 23 miliar.

Ketua KPU Kalsel Sarmuji membenarkan, adanya tambahan anggaran anggaran PSU Pilgub Kalsel. Saat dihitung ulang, anggaran Rp 19 miliar masih kurang.

"Kita mengajukan ke Pemprov Kalsel Rp 23 miliar, sebelumnya kan Rp 19 miliar," ujarnya Senin (29/3/2021).

Terkait pendanaan psu pilgub Kalsel, Pihaknya kini masih menyisir dana Pilkada 2020 dari kabupaten kota yang diperkirakan total masih  ada sekitar Rp 10 miliar sehingga kekurangannya masih Rp 13 miliar.

Baca juga: Ini Tanggal Proses Rekrutmen dan Pelantikan Badan Ad Hoc PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021

Baca juga: Jelang PSU Pilwali Banjarmasin 2020, Tim Hukum Petahana Laporkan Paslon AnandaMu ke Bawaslu

Baca juga: Hadapi PSU Pilgub Kalsel 2020,  Parpol Pengusung di Kabupaten Banjar Siapkan Saksi di 502 TPS

Sarmuji menambahkan, KPU Kalsel masih menyusun tahapan jadwal dan perekrutan badan adhoc yang diperkirakan dua hari.

"PPK nanti masa kerjanya tiga bulan, PPS dua bulan, KPPS per kegiatan," tambahnya.

Demi menghemat anggaran KPU Kalsel, juga memilih untuk tidak melakukan lelang, namun pengadaan logistik dari proses e katalog. 

Terkait waktu pencoblosan ujar Sarmuji juga masih dirapatkan namun diperkirakan 9 Juni atau 16 Juni. 

"Karena dari petugas keberatan jika dimajukan lebih awal," tambahnya.

Sementara DPT yang akan memilih di PSU nanti jelas Sarmuji, tetap DPT dalam Pilkada 2020 lalu.

Namun, jumlahnya bisa berkurang karena ada yang meninggal atau pindah. Sedangkan untuk bertambah menurut Sarmuji tidak.

PSU yang akan digelar di 827 TPS terdiri dari 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin di 24 TPS dengan total 7.101 pemilih. Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin di 301 TPS dengan total 107.782 pemilih.

Baca juga: PSU Pilkada Banjarmasin 2020 di Tiga Kelurahan Tanpa Kampanye

Kemudian Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar di 502 TPS dengan total 152.577 pemilih.

Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), PSU bakal digelar di tujuh Kecamatan di tiga Kabupaten/Kota se Kalsel, dengan total 267.460 pemilih yang tersebar di 827 TPS. Sementara jumlah DPT 266757 pemilih. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved